Harga Kedelai Rp5 Ribu Per Kilogram Dinilai Terlalu Rendah

bisnisindonesia.id – Bupati Pidie Jaya (Pijay) Aceh, Aiyub Abbas meminta pemerintah meninjau kembali harga jual kedelai yang dinilai sangat rendah yakni Rp5.000 per kilogram. Hal itu mengemuka saat Temu Teleconference bersama Dandim dan Kadistanbun setempat, Jumat (6/10/17) kemarin.

Di waktu yang sama, Staf Ahli Bidang Lingkungan Hidup Kementerian Pertanian RI, Ir Mukti Sardjono, mewakili Menteri Pertanian (Mentan) melaksanakan penanaman perdana kedelai di Gampong Jiem Jiem Kemukiman Jalan Rata, Kecamatan Bandarbaru.

Pijay dengan sasaran areal tanam seluas 500 hektare, ditunjuk mewakili Aceh pada gerakan tanam serentak kedelai bantuan APBN-P TA 2017 ini.

Kadistanpang Pijay, Muzakkir menyebutkan, ke 500 hektare areal tanam kedelai yang dijatah oleh pemerintah pusat tersebar di 24 kelompok tani dalam lima dari delapan Kecamatan di Pijay.

Pemerintah, lanjut Muzakkir, selain membantu benih juga disertai dengan pupuk, pestisida termasuk juga racun rumput atau herbisida. Kadistanpang optimis ke 500 hektare areal tanam yang diberikan pusat untuk Pijay terealisasi dengan baik. Apalagi, selain komoditi utama padi, wilayahnya juga potensial untuk pengembangan palawija terutama kedelai, jagung, dan kacang tanah.

“Hanya saja, terkadang petani enggan menanaminya karena dari segi harga yang selama ini hanya Rp 5.000/kg, terang Muzakir.(nad)

 

 

Comments

comments here

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *