7 Fakta Seputar Mobil Hidrogen

Mobil hidrogen diklasifikasikan sebagai kendaraan listrik. Sebutannya fuel cell electric vehicle (FCEV). Berbeda dengan mobil listrik umumnya, FCEV menghasilkan listriknya sendiri.

Fatkhul Maskur

5 Mar 2024 - 14.24
A-
A+
7 Fakta Seputar Mobil Hidrogen

Hyundai XCient. - Foto Hyundai.

Bisnis, JAKARTA-Kendaraan sel bahan bakar (fuel cell electric vehicle/FCEV) terus mengalami perkembangan, meski tak setenar mobil listrik baterai. Apa saja fakta menarik mengenai mobil hidrogen?

Mobil hidrogen (FCEV) adalah kendaraan yang mempergunakan gas hidrogen sebagai bahan bakarnya. Kendaraan hidrogen tidak terbatas pada mobil, tetapi juga ada pesawat udara.

Melansir laporan SNE Research, Kamis (15/2/2024), mobil hidrogen yang terjual sepanjang 2023 tercatat 14.451 unit. Penjualan terbesar ada di China (39%), disusul Korea Selatan (32%), AS (21%), Eropa (5%), dan Jepang (3%).

China membukukan pertumbuhan berkelanjutan yang sebagian besar berfokus pada kendaraan komersial berbahan bakar hidrogen. Hal ini seiring dengan kebijakan pemerintah China yang telah mempercepat komersialisasi energi hidrogen.

Pemerintah China secara aktif memperluas distribusi mobil hidrogen dan membangun infrastrukturnya melalui Strategi Jangka Menengah dan Panjang China untuk Pengembangan Industri Hidrogen (2021- 2035).

Sementara di Korea Selatan mengalami penurunan penjualan 55% menjadi 4.631 unit, Amerika Serikat mencatatkan pertumbuhan penjualan mobil hidrogen pada tahun lalu 10% menjadi 2.992 unit.

Hyundai dengan model terkenal Nexo merupakan merek mobil hidrogen paling laris, disusul Toyota dengan model Mirai. Honda yang sebelumnya eksis dengan Clarity dipastikan kembali masuk pasar dengan CRV Hydrogen tahun ini.

Baca juga:

Membaca Peluang Mobil Hidrogen Membalik Performa

Berikut 7 fakta tentang mobil hidrogen seperti dilansir situs BMW.

1. Penggerak hidrogen

Mobil hidrogen diklasifikasikan sebagai kendaraan listrik. Sebutannya fuel cell electric vehicle (FCEV). Berbeda dengan mobil listrik umumnya, FCEV  menghasilkan listriknya sendiri.

Mobil hidrogen memiliki pembangkit listrik efisien yang mengubah hidrogen di tangki bahan bakar menjadi listrik. Dan pembangkit listrik ini adalah sel bahan bakar.

Hebatnya, hasil reaksi kimia ini hanya berupa uap air sehingga mobil hidrogen sangat ramah lingkungan.

2. Kelebihan

Mobil hidrogen sepenuhnya ditenagai oleh listrik dan niremisi karbon. Seperti mobil listrik, mobil hidrogen berakselerasi dengan dinamis dan nyaris senyap, karena motor listrik memberikan torsi penuh bahkan pada kecepatan rendah.

Keunggulan terbesarnya waktu pengisian bahan bakar yang singkat. Pengisian ulang tangki BMW iX5 Hydrogen, misalnya, hanya membutuhkan 3-4 menit. Hal ini menjadikan ketersediaan dan fleksibilitas kendaraan sejalan dengan mobil biasa

3. Harga mobil hidrogen

Mobil hidrogen lebih mahal dibandingkan mobil listrik baterai atau mesin pembakaran internal. Hal ini lantaran industrinya berkembang, serta faktor harga platinum sebagai katalis dalam pembangkit listrik.

Namun, jumlah platinum yang dibutuhkan untuk sel bahan bakar otomotif sudah sangat berkurang; selain itu, platinum yang diperoleh kembali melalui daur ulang konverter katalitik juga semakin kembali ke siklus material.

4. Ramah lingkungan

Udara buangan mobil hidrogen terdiri dari uap air murni. Oleh karena itu, penggerak sel bahan bakar secara lokal bebas emisi. Artinya, menjaga udara di perkotaan tetap bersih.

Penggerak hidrogen mempunyai potensi mobilitas ramah lingkungan. Namun, hal ini terutama bergantung pada penggunaan energi terbarukan dalam produksi hidrogen dan perluasan infrastruktur teknis untuk mencapai rute transportasi yang lebih pendek.

5. Risiko terbakar

Hidrogen mudah terbakar jika terjadi reaksi oksihidrogen. Untuk mencegah hidrogen dan oksigen bereaksi di luar kendali selama pengoperasian mobil, hidrogen disimpan dalam bentuk gas di tangki tebal.

Teknologi hidrogen bukanlah hal baru, namun telah dicoba dan diuji di berbagai bidang. Kilang, misalnya, sudah menggunakan hidrogen dalam jumlah besar sebagai gas proses saat mengolah minyak mentah.

Jaringan pipa dan fasilitas penyimpanan hidrogen juga telah beroperasi selama beberapa dekade. Aman-aman saja.

6. Prospek masa depan

Hidrogen diyakini dapat memberikan kontribusi yang semakin penting terhadap mobilitas berkelanjutan, melengkapi kendaraan bertenaga baterai. Terlebih dengan dukungan infrastruktur memadai serta harga hidrogen menurun.

Dewan Hidrogen Dunia memandang hidrogen tidak hanya sebagai penggerak kendaraan berkelanjutan di masa depan, namun juga sebagai sumber energi bersih untuk pemanas, listrik, dan industri.

7. Pandangan pelanggan

Setiap pengemudi memiliki kebutuhan dan aspirasi yang berbeda terhadap mobilitasnya. Hidrogen diyakini akan memainkan peran penting dalam transisi energi sebagai sumber energi serbaguna.

Potensi hidrogen perlu dimanfaatkan untuk mempercepat transformasi sektor mobilitas. Teknologi hidrogen kini bermunculan dan berpotensi memecahkan beberapa masalah terbesar di bidang energi mulai dari bangunan komersial hingga transportasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.