Akan Dipangkas, Ini Daftar 32 Bandara Internasional di Indonesia

Saat ini, pemerintah tengah melakukan upaya penataan ulang bandara guna meningkatkan kualitas pelayanan di bandara. Salah satu konsekuensi dari langkah ini adalah terpangkasnya jumlah bandara internasional.

Tim Redaksi

1 Apr 2024 - 15.51
A-
A+
Akan Dipangkas, Ini Daftar 32 Bandara Internasional di Indonesia

Sejumlah penumpang melakukan check-in di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17 3 2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti.

Bisnis, JAKARTA — Pemerintah tengah membahas rencana pengurangan bandara internasional di Indonesia yang jumlahnya mencapai 32 bandara per Februari 2023. Tujuannya yakni untuk mengoptimalkan pelayanan di bandara di masa mendatang.

Berdasarkan data dari laman Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang diakses Senin (1/4/2023), tercatat ada sebanyak 437 bandara yang di seluruh Indonesia. Jenis bandara tersebut mencakup satuan kerja (satker) kelas I, kelas II, kelas III, dan nonkelas.

Adapun, bandar udara atau bandara adalah kawasan di daratan atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi.

Bandara umumnya dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, serta fasilitas pokok dan penunjang lainnya. Bandara memiliki dua kategori, yakni domestik dan internasional. Adapun, sebanyak 32 dari 437 bandara terdaftar saat ini merupakan bandara internasional.

Sebuah bandara dapat menyandang kategori bandara internasional apabila memenuhi syarat seperti pabean, imigrasi, dan karantina. Beberapa bandar udara di Indonesia yang berstatus internasional adalah Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar, Bandara Kertajati Jawa Barat, dan lainnya.


Saat ini, pemerintah tengah melakukan upaya penataan ulang bandara guna meningkatkan kualitas pelayanan di bandara. Salah satu konsekuensi dari langkah ini adalah terpangkasnya jumlah bandara internasional.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati, menjelaskan bahwa pengurangan jumlah bandara internasional merupakan bentuk upaya pemerintah mengoptimalisasi pelayanan di bandara.  

Upaya ini juga menjadi salah satu alasan pemerintah belum membuka kembali layanan rute internasional di beberapa bandara. Dia menuturkan, Kemenhub tengah melakukan penataan bandara internasional pascapandemi Covid-19.

Nantinya, bandara internasional di Indonesia akan dikurangi dari jumlah yang ada saat ini sebanyak 32 bandara.

“Setelah pengurangan dilakukan, diharapkan tidak terjadi redundancy antara satu bandara dengan bandara lainnya sehingga juga layanannya akan lebih berkualitas," kata Adita, dikutip Senin (1/4/2024).

Meski demikian, Adita belum dapat memerinci jumlah bandara yang nantinya masih menyandang status internasional. Dia mengatakan, Kemenhub masih terus membahas titik mana saja yang akan menjadi bandara internasional.

"Soal jumlah masih kami bahas. Seharusnya dalam tahun ini akan kami umumkan," pungkasnya.


(Reporter: Lorenzo A. Mahardhika & Muhammad Fauzan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.