Aksi SiCepat Ekspres Terapkan Logistik Hijau

SiCepat Ekspres berupaya menerapkan logistik hijau melalui konsep 4R atau replace, recycle, reuse, dan reduce.

Jaffry Prabu Prakoso

26 Nov 2022 - 13.03
A-
A+
Aksi SiCepat Ekspres Terapkan Logistik Hijau

SiCepat menyemprotkan desinfektan pada setiap paket yang diterima untuk mencegah penyebaran virus corona. /istimewa

JAKARTA – SiCepat Ekspres menargetkan untuk menerapkan kebijakan logistik hijau dari hulu dan hilir perusahaan.

Langkah awal SiCepat dalam memulai logistik hijau ini melalui kerja sama pembelian 10.000 unit motor listrik sebagai kendaraan operasional penjemputan dan pengantaran paket bersama PT Volta Indonesia Semesta pada Desember 2021 lalu.

Chief Executive Officer (CEO) SiCepat Ekspres The Kim Hai menilai perusahaan bisa menjadi korporasi ekspedisi pertama di Indonesia yang menerapkan logistik hijau. 


Sepeda motor listrk Volta. /Volta Indonesia

The menjelaskan bahwa perusahaan akan mewujudkan penerapan prinsip green corporate dalam seluruh aktivitas perusahaan melalui konsep 4R (replace, recycle, reuse, and reduce).

Ini membuat aktivitas operasional perusahaan turut menyumbang dampak polusi yang besar bagi lingkungan. 

Oleh karena itu, The menegaskan bahwa SiCepat dengan optimistis memulai langkah strategisnya untuk dapat menerapkan prinsip-prinsip perusahaan hijau dari hulu hingga hilir proses bisnis, baik dari segi operasional maupun manajerial.

Baca juga: Jasa Logistik Semringah, Pertumbuhan Transaksi 2022 Merekah

“Komitmen ini merupakan perjalanan awal bagi seluruh lapisan karyawan SiCepat Ekspres untuk bersama-sama menerapkan prinsip green corporate sesuai dengan standarisasi ISO 14000: 2015," ujarnya melalui keterangan resmi, Sabtu (26/11/2022).

Kebijakan yang selanjutnya akan diterapkan oleh SiCepat Ekspres untuk mewujudkan komitmen green corporate tersebut di antaranya meliputi green office, green operational, green warehouse, green procurement, dan green design.

Saat ini pihaknya juga secara bertahap telah mengkonversi kendaraan operasinya ke motor listrik dengan menggunakan Volta dengan target akhir tahun 2022. "Ditargetkan untuk selesai direalisasi pada akhir 2022," katanya.

Sejauh ini, sebut The, penggunaan motor listrik telah berhasil melakukan penghematan biaya bahan bakar 25 persen atau sekitar Rp9 miliar. 

Baca juga: Meraba Potensi Bisnis Penyimpanan Karbon di Indonesia

Penggunaan motor listrik ini merupakan bentuk komitmen SiCepat Ekspres dalam mendukung misi pemerintah Indonesia dalam migrasi ke ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

Selain menghemat biaya yang dikeluarkan untuk pembelian bahan bakar, melalui penggunaan motor listrik Volta, SiCepat Ekspres juga turut berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon. 

Menurut penelitian Department of Environment, Food and Rural Affairs yang berbasis di London, Inggris, emisi karbon yang dihasilkan oleh bahan bakar berjenis bensin adalah 2,33 kg per liter.Merujuk perhitungan tersebut, SiCepat Ekspres telah berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon lebih dari 12.000 ton atau setara dengan 5,4 juta liter konsumsi BBM selama 6 bulan pemakaian.

The pun menilai penggunaan motor listrik Volta untuk armada operasi sangat berdampak pada cost efficiency

Selain itu, manfaat tidak hanya dirasakan dari segi finansial saja. Penggunaan motor listrik ini juga merupakan program berkelanjutan yang akan didorong. (Anitana Widya Puspa)

Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.