Alasan Emas Jadi Instrumen Investasi yang Cocok Hadapi Krisis

Emas sering dianggap sebagai instrumen investasi yang cocok untuk menghadapi krisis karena dianggap sebagai perlindungan nilai yang stabil dan likuiditas yang tinggi.

Redaksi

27 Feb 2024 - 13.51
A-
A+
Alasan Emas Jadi Instrumen Investasi yang Cocok Hadapi Krisis

Ilustrasi emas. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Emas dapat menjadi salah satu pilihan instrumen investasi masyarakat. Sebagaimana yang terjadi berabad-abad, emas telah menjadi komoditas istimewa dan berharga.   

Para investor sering kali beralih ke emas karena kelebihannya yang mengikuti inflasi, bahkan tidak jarang kita mendengar bahwa emas tahan inflasi.

Melansir CBS, salah satu alasan utama investor beralih ke emas adalah karena track record-nya yang terbukti kebal terhadap inflasi. Hal ini karena emas memiliki nilai intrinsik dan cenderung mempertahankan daya belinya seiring berjalannya waktu.

Investor juga cenderung mencari aset yang stabil serta mampu menghadapi volatilitas pasar. Emas terbukti tidak terpengaruh oleh dinamika pasar sebagaimana saham dan obligasi.

Selain berperan sebagai aset moneter dan investasi, emas memiliki peran besar dalam teknologi dan industri.

Seiring dengan meningkatnya permintaan emas terhadap barang elektronik, kesehatan, dan teknologi terbarukan, ikut mendorong emas menjadi kebutuhan di bidang industri.

Emas selama ini dikenal sebagai salah satu instrumen investasi yang paling stabil dan dapat diandalkan, terutama dalam menghadapi situasi krisis ekonomi atau ketidakpastian global.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa emas sering dipilih sebagai perlindungan nilai selama krisis:

1. Perlindungan Nilai

Emas dianggap sebagai aset yang aman karena nilainya cenderung stabil atau bahkan meningkat selama periode ketidakpastian ekonomi. Selama krisis, emas sering menjadi "perlindungan nilai" yang aman terhadap penurunan nilai mata uang dan aset lainnya.

2. Kekuatan Anti-Inflasi

Emas sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Ketika inflasi meningkat, nilai emas cenderung naik, sehingga emas dapat membantu melindungi nilai investasi dari tergerusnya daya beli mata uang.

3. Likuiditas

Emas relatif mudah diperdagangkan dan memiliki likuiditas tinggi, artinya dapat dengan cepat diubah menjadi uang tunai tanpa kehilangan banyak nilai. Ini membuat emas menjadi pilihan investasi yang cocok dalam situasi darurat atau krisis keuangan.

4. Diversifikasi Portofolio

Menyertakan emas dalam portofolio investasi dapat membantu mengurangi risiko keseluruhan portofolio. Emas memiliki korelasi yang rendah dengan aset lain seperti saham dan obligasi, sehingga dapat memberikan perlindungan tambahan selama periode ketidakpastian.

5. Permintaan Global yang Konsisten

Permintaan akan emas cenderung stabil di seluruh dunia, terlepas dari kondisi ekonomi lokal. Hal ini membuat emas menjadi aset yang relatif aman dan dapat diandalkan dalam jangka panjang.

 

Dalam situasi krisis ekonomi atau ketidakpastian global, emas sering dipilih sebagai salah satu instrumen investasi yang paling cocok.

Kestabilan nilai emas, kemampuannya untuk melawan inflasi, likuiditas tinggi, diversifikasi portofolio, dan permintaan global yang konsisten menjadikan emas sebagai pilihan yang menarik bagi investor yang mencari perlindungan nilai yang aman dan dapat diandalkan.


(Reporter: Muhammad Fauzan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.