Alasan Kementan Minta Bulog Beli 500.000 Ton Jagung Petani

Puncak panen raya diprediksi terjadi pada bulan ini yang mencapai produksi 2,3 juta ton di 405.000 hektare lahan pertanian jagung. Sementara pada April 2024, panen jagung diperkirakan mencapai 1,76 juta ton yang tersebar di 318.000 hektare.

Dwi Rachmawati

18 Mar 2024 - 12.07
A-
A+
Alasan Kementan Minta Bulog Beli 500.000 Ton Jagung Petani

Bisnis, JAKARTA -  Kementerian Pertanian (Kementan) meminta Bulog dan pengusaha pakan menyerap jagung hasil panen petani seiring dengan anjloknya harga jual komoditas akibat produksi yang melimpah.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, Suwandi menerangkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) produksi jagung nasional pada periode Januari - April 2024 diperkirakan mencapai 5,3 juta ton.

Adapun, puncak panen raya diprediksi terjadi pada bulan ini yang mencapai produksi 2,3 juta ton di 405.000 hektare lahan pertanian jagung. Sementara pada April 2024, panen jagung diperkirakan mencapai 1,76 juta ton yang tersebar di 318.000 hektare.

Panen sepanjang Maret diperkirakan terjadi di 10 kabupaten yakni Tuban dengan lahan 42.811 hektare, Bone 39.131 ha, Lampung Timur 35.905 ha, Lampung Selatan 33.940 ha, Bima 29.178 ha, Dompu 28.895 ha, Sampang 28.152 ha, Pamekasan 22.086 ha, Lampung Tengah 19.122 ha, dan Sumbawa 18.363 ha.

Sedangkan, pada April diprediksi panen terjadi di Sumbawa dengan lahan 39.632 ha, Bima 29.957 ha. Kemudian, Gunung Kidul 26.899 ha, Dompu 17.060 ha, Lampung Tengah 15.202 ha, Wonogiri 15.200 ha, Boalemo 12.280 ha, Lampung Timur 12.030 ha, Jeneponto 11.997 ha dan Malang 9.719 ha.

Baca juga:

Harap Cemas Harga Beras Jelang Panen Raya

Masalah Beras Bisa Berlanjut, Luas Panen Padi Berpotensi Anjlok

Optimisme Mentan Amran Membalik Banjir Impor Jagung

Suwandi optimistis produksi jagung pada Maret - April 2024 bakal mencukupi kebutuhan. Oleh karena itu, menurutnya produksi yang melimpah saat panen raya menjadi waktu yang tepat bagi Perum Bulog dan para pengusaha di bawah Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) untuk menyerap jagung hasil panen petani dengan harga yang layak.

"Kami meminta Bulog untuk melakukan penyerapan secara maksimal. Setidaknya 500.000 ton jagung petani dapat diserap secara cepat," ujar Suwandi dalam keterangannya, Minggu (17/3/2024).

Menurutnya, para petani mulai mengeluhkan harga jagung yang anjlok saat panen raya kali ini. Bahkan, harga jagung di petani saat ini bisa menyentuh level Rp2.500 per - Rp4.000 per kilogram.

"Kementan menekankan agar Perum Bulog dan GPMT untuk menyerap hasil panen dengan harga yang layak untuk para petani. Kita harus prioritaskan petani nasional terlebih dahulu," jelasnya.


Sebelumnya, Pemerintah resmi menyetop penugasan impor jagung pakan oleh Bulog. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi membeberkan alasan impor jagung untuk pakan disetop lantaran adanya panen raya jagung. Menurutnya, saat ini Bulog juga telah ditugasi untuk menyerap jagung pakan hasil produksi petani dalam negeri.

"Ini dalam upaya mengantisipasi anjloknya harga jagung di tingkat produsen pada musim panen raya," ujar Arief dalam keterangannya, dikutip Sabtu (16/3/2024).

Adapun Bulog sebelumnya ditugasi impor jagung pakan sebanyak 500.000 ton untuk stabilisasi harga jagung pakan di tingkat peternak melalui program SPHP.

Data Bulog mencatat sampai 14 Maret 2024, realisasi penyaluran SPHP jagung oleh Bulog sejak tahun lalu mencapai 212.000 ton atau 62% dari total pagu 343.000 ton. Penyaluran SPHP jagung tersebut telah menyasar ke para peternak mandiri di 18 provinsi. Sementara itu, Bapanas menargetkan mobilisasi jagung dari sentra produksi ke wilayah defisit tahun ini mencapai 2.600 ton.

Menyitir panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), rata-rata harga jagung pakan di tingkat peternak di level Rp8.200 per kilogram. Harga jagung saat ini masih di atas harga acuan pembelian (HAP) yang ditetapkan pemerintah lewat Perbadan No.5/2022 sebesar Rp5.000 per kilogram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rayful Mudassir

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.