Ambisi Taspen & Mistubishi Bangun Gedung Tertinggi di Indonesia

Pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Taspen (Persero) bersama pengembang properti terbesar di Jepang yakni Mistubishi Estate Co., Ltd akan membangun superblok berkonsep green energy dengan nilai investasi sebesar Rp10,6 triliun.

Yanita Petriella

31 Jan 2023 - 15.47
A-
A+
Ambisi Taspen & Mistubishi Bangun Gedung Tertinggi di Indonesia

Gambaran kondisi sektor properti di Jakarta

Bisnis, JAKARTA – Pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Taspen (Persero) bersama pengembang properti terbesar di Jepang yakni Mistubishi Estate Co., Ltd akan membangun superblok berkonsep green energy dengan nilai investasi sebesar Rp10,6 triliun. 

Taspen Grup dalam hal ini Taspen Properti melakukan groundbreaking World-Class Property Green Energy, Superblock Oasis Central Sudirman yang diselenggarakan hari ini, Selasa (31/1/2023) di Jakarta. 

Direktur Utama Taspen ANS Kosasih menyampaikan superblok Oasis Central Sudirman akan menjadi landmark atau ikon baru yang terletak di jantung kota Jakarta. Megaproyek ini akan menjadi bangunan tertinggi di Indonesia degan tinggi mencapai 275 meter.

“Kawasan dengan luas 3,3 hektar akan ada 2 bangunan tertinggi di Indonesia di sini, 65 lantai dan 75 lantai dengan tinggi ratusan meter yang belum pernah dibangun sebelumnya yang akan dibangun oleh teknologi jepang yang anti gempa bumi,” ujarnya, Selasa (31/1/2023). 

Oasis Central Sudirman di desain untuk menjadi kawasan terpadu aktivitas bisnis dan kaum urban dalam konsep one stop service property. Kawasan tersebut akan menjadi pusat bisnis, residensial, dan niaga di Jakarta. 

Superblock ini diharapkan akan memperkuat peran BUMN sebagai penggerak roda perekonomiam Indonesia, sekaligus memperkokoh hubungan baik antara Indonesia dan Jepang melalui Foreign Direct Investment (FDI).

Yang pasti ini semuanya green energy, sangat bisa memenuhi kebutuhan listriknya sendiri sangat smart dan hijau, kami bersyukur bahwa Taspen Property sebagai BUMN dapat menerapkan strategi ESG [environmental, social, dan governance] dengan membangun kawasan ini, katanya. 

Lebih lanjut, Kosasih menuturkan pembangunan proyek ini akan dapat menyerap tenaga kerja hingga 5.000 pekerja. Sementara itu, ada sekitar 170 industri pendukung yang ikut terdorong oleh proyek ini dengan cakupan tenaga kerja hingga 100.000 pekerja di seluruh Indonesia. 

Diperkirakan puluhan ribu bahkan mungkin 100.000 akan terserap di seluruh Indonesia. Ini merupakan penggerak roda ekonomi yang luar biasa hanya dari 1 proyek saja tapi megaproyek yang dikerjakan antara Indonesia dan Jepang, ucapnya. 


Baca Juga: Menakar Prospek Realisasi Investasi Sektor Properti di 2023

Adapun, pembangunan superblok ini memakan waktu 7-8 tahun untuk 2 gedung. Namun, 1 gedung akan selesai dalam jangka waktu 6-7 tahun. Bentuk kerjasama antara Mitsubishi dan Taspen adalah Build Operate Transfer (BOT) selama 50 tahun sejak pembangunan dilakukan. PT Taspen akan memiliki porsi saham sebesar 30 persen dan Mitsubishi sebesar 70 persen.

“Jadi setelah masa BOT akan kembali menjadi milik Taspen, selama 50 tahun itu kita juga mendapat penghasilan BOT setiap tahunnya. 50 tahun sejak mulai pembangunan, jadi ini mulai dibangun, mereka (Mitsubishi) sudah mulai bayar royalti ke kita,” tuturnya. 

Kosasih menyebutkan royalti BOT 50 tahun akan dibayarkan Jepang diawal setelah pembangunan selesai, sehingga selanjutnya kebelakang disebut hanya akan kerjasama operasional saja.

“Nantinya direktur utama dari kita, jepang minta komisaris utama dan manajer,” terangnya. (Afifah Rahmah Nurdifa)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.