Angkasa Pura Indonesia Bidik 169 Juta Penumpang Sepanjang 2024

Target ini dipatok setelah PT Angkasa Pura I (persero) dan PT Angkasa Pura II (persero) resmi digabung menjadi subholding PT Aviasi Pariwisata Indonesia (persero) alias InJourney ID pada 28 Desember 2023 .

Rayful Mudassir

6 Jan 2024 - 00.28
A-
A+
Angkasa Pura Indonesia Bidik 169 Juta Penumpang Sepanjang 2024

Penumpang pesawat berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (22122022). Bisnis/Himawan L Nugraha.

Bisnis, JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports menargetkan pertumbuhan pergerakan penumpang angkutan penerbangan menjadi 169 juta orang pada 2024 seiring dengan pemulihan sektor wisata di dalam negeri. 

Target ini dipatok setelah PT Angkasa Pura I (persero) dan PT Angkasa Pura II (persero) resmi digabung menjadi subholding PT Aviasi Pariwisata Indonesia (persero) alias InJourney ID pada 28 Desember 2023 .

Sebelum merger ini dilakukan, Angkasa Pura I menjadi operator bagi 15 bandar udara di wilayah timur Indonesia dengan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali menjadi penopang utama. Sementara itu Angkasa Pura II mencakup 20 bandara di wilayah barat RI dengan Soekarno Hatta menjadi andalan utama. 

“Kami menargetkan pada tahun 2024 total pergerakan penumpang sekitar 169 juta penumpang. Sejalan dengan dibentuknya InJourney Airport/PT Angkasa Pura Indonesia sebagai subholding PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) yang masuk dalam ekosistem aviasi dan pariwisata,” kata Direktur Utama Angkasa Pura Indonesia Faik Fahmi kepada Bisnis, Jumat (5/1/2023). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila
company-logo

Lanjutkan Membaca

Angkasa Pura Indonesia Bidik 169 Juta Penumpang Sepanjang 2024

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.