Free

APLN dan Hankyu Perluas Kemitraan Usai Akuisisi Central Park

Sebagai bagian dari kolaborasi bisnis dua raksasa properti tersebut, Hankyu menguasai 71,42 persen saham PT CPM Asset Indonesia. APLN kini memiliki sisanya, yaitu 28,58 persen saham.

Jaffry Prabu Prakoso

17 Nov 2022 - 22.40
A-
A+
APLN dan Hankyu Perluas Kemitraan Usai Akuisisi Central Park

JAKARTA – Hankyu Hanshin Properties Corp. dan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) siap memperluas proyek kerja sama usai perusahaan properti asal Jepang itu menuntaskan akuisisi 85 persen saham Central Park Mall dari APLN senilai Rp4,5 triliun.

Respresentative Director And President Hankyu Hanshin Properties Corp. Ryuchi Morotami mengatakan bahwa kolaborasi tersebut merupakan awal dari berbagai peluang kerjasama lainnya di masa yang akan datang.

“Kami sungguh senang dapat berkolaborasi dengan Agung Podomoro di Central Park Mall yang merupakan salah satu mal terbaik di Jakarta," kata dalam keterangan pers dikutip dari Antara, Kamis (17/11/2022).


Proyek Neo Soho Podomoro City besutan PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN)


Akuisisi saham Central Park Mall dari APLN dilakukan Hankyu melalui anak usahanya yaitu CPM Asset Japan LLC terhadap PT CPM Asset Indonesia sebagai pembeli langsung 85 persen saham Central Park Mall.

Sebagai bagian dari kolaborasi bisnis dua raksasa properti tersebut, Hankyu menguasai 71,42 persen saham PT CPM Asset Indonesia. APLN kini memiliki sisanya, yaitu 28,58 persen saham.

Pendiri Agung Podomoro Group Trihatma Kusuma Haliman meyakini bahwa semua pihak memiliki visi sama yang memungkinkan akuisisi tersebut rampung.

Pihaknya percaya dengan berbagi keahlian yang dimiliki, kolaborasi tersebut akan membawa kemajuan dan mampu menjadikan Central Park sebagai mal terbaik di kelasnya.

Baca juga: Laba Summarecon Melejit 81,69 Persen Akibat Bisnis Mall Membaik

"Saya yakin ini hanyalah awal dari kolaborasi dengan Hankyu Hanshin Properties dalam berbagai kesempatan," ujar Trihatma.

Di usianya yang memasuki 53 tahun, APLN tetap konsisten dalam mendorong percepatan pembangunan industri properti di Indonesia.

Dalam 10 tahun terakhir, APLN telah menyelesaikan lebih dari 50 proyek properti yang terdiri dari apartemen, pusat perbelanjaan, hotel, pengembangan townhouse dan rumah kantor.

Central Park Mall yang mulai beroperasi pada 9 September 2009 memiliki total luas yang dapat disewakan lebih dari 128.000 meter persegi. Pada Agustus 2022 tingkat okupansinya mencapai hampir 95 persen.

Baca juga: Potret Miris Pusat Perbelanjaan Menengah Bawah Tengah Mati Suri

Pusat perbelanjaan tersebut berada di kawasan Podomoro City Jakarta yang dilengkapi dengan apartemen, hotel, dan ruang perkantoran. Penghuni kawasan Podomoro City mencapai lebih dari 20.000 jiwa.

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif, APLN juga berhasil mencatat kinerja yang gemilang pada tahun ini.


Hunian premium Kota Kertabumi yang dibangun Agung Podomoro Land di Karawang, Jawa Barat


Hingga kuartal III/2022, APLN telah mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp7,39 triliun. Pencapaian tersebut meningkat 154,2 persen dibandingkan periode sama tahun 2021 sebesar Rp2,91 triliun.

Laba kotor perseroan juga melonjak 332,8 persen menjadi Rp4,39 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp1,01 triliun. Sementara laba bersih komprehensif dalam periode sembilan bulan tahun 2022 melesat hingga 826,1 persen menjadi Rp2,57 triliun dari rugi komprehensif sebesar Rp354,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu. (Antara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.