Arah Investasi di Tahun Politik Versi Standard Chartered

Standard Chartered Indonesia menilai ada satu sektor yang menarik untuk berinvestasi di tengah tekanan global dan tahun politik pada tahun ini.

Redaksi

18 Jan 2024 - 20.57
A-
A+
Arah Investasi di Tahun Politik Versi Standard Chartered

Ilustrasi Standard Chartered./Istimewa

Bisnis, JAKARTA - Menghadapi berbagai tekanan global, Standard Chartered menilai segmen bisnis perbankan ritel dinilai masih prospektif di Indonesia.

Amerika Serikat dan negara-negara besar lainnya kemungkinan akan mengalami perlambatan pertumbuhan yang tajam dan penurunan inflasi pada tahun 2024. Khusus di Indonesia, penyelenggaraan pemilu tahun 2024 juga diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap dinamika perekonomian nasional. 

Vice Chairman ASEAN & President Commissioner Indonesia Standard Chartered Rino Donosepoetro menjelaskan bahwa Standard Chartered percaya dan melihat adanya peluang besar di segmen perbankan ritel Indonesia yang terus berkembang secara pesat. 

"Pada segmen ini, kami memutuskan untuk mengalihkan fokus bisnis kami kepada aspek digital partnership melalui pinjaman ritel digital dan model bisnis Banking-as-a-Service. Melalui strategi ini, kami bertujuan untuk lebih meningkatkan penetrasi di pasar mass market melalui investasi yang lebih tinggi di segmen digital," ungkapnya, dikutip Kamis (18/1/2024).

Menurutnya, pengalihan sejumlah portfolio kredit ritel konvensional Standard Charter ke Bank Danamon di akhir tahun lalu, merupakan bagian dari perubahan strategi ini.

Sejauh ini, Standard Charter telah melihat hasil yang menjanjikan dari perubahan strategi tersebut dimana digital loan balance meningkat sebanyak empat kali lipat pada 2023, dan angka tersebut diproyeksikan akan tumbuh lebih lanjut sebesar empat kali lipat lagi pada tahun ini. 

"Basis klien ritel kami juga telah meningkat tiga kali lipat selama 12 bulan terakhir menjadi lebih dari 1 juta klien, dan besaran tersebut diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada tahun ini," terangnya.

Di segmen affluent, Standard Charter mengembangkan bisnis Priority Banking dan Wealth Management melalui inovasi produk dan peningkatan layanan yang berfokus pada klien. Didukung dengan bisnis Corporate, Commercial and Institutional Banking yang selama ini yang berkinerja dengan baik, kami berharap bisa terus mendukung pertumbuhan kekayaan, investasi dan ekonomi di Indonesia.

Baca Juga : Bursa Belum Respons Positif atas Naiknya Harga Batu Bara Acuan 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menjelaskan pemerintah terus memitigasi berbagai tantangan global dengan menjaga daya beli, peningkatan investasi, dan menjaga stabilitas makro ekonomi. 

"Kinerja ekonomi kita menjadi peluang untuk menjaga pertumbuhan dan ketahanan ekonomi. Ekonomi kita masih mampu untuk mencapai 5% di tahun 2023, dan di tahun 2024 sekitar 5,2%. Inflasi masih bisa dijaga di level rendah di 2,61% di bulan Desember 2023. Pengangguran juga turun ke 5,32% dan jumlah orang bekerja bertambah menjadi 139,85 juta di bulan Agustus 2023,” jelasnya.

Lebih jauh, laporan Global Market Outlook 2024 yang belum lama ini dikeluarkan oleh Wealth Management Chief Investment Office (CIO) Standard Chartered, menguraikan strategi investasinya untuk tahun ini. 

Baca Juga : Sederet Penyebab Harga Minyak Mentah Terus Melemah 

Mempertimbangkan bahwa perekonomian Amerika Serikat dan negara-negara besar lainnya kemungkinan akan mengalami perlambatan pertumbuhan serta penurunan inflasi pada 2024, CIO percaya bahwa investasi pada 2024 kemungkinan besar akan diwarnai aktifitas untuk menyeimbangkan perkembangan skenario makro dan mengidentifikasi sektor risiko/imbalan kelas aset tampak menarik. 

Head of Consumer, Private, and Business Banking, Standard Chartered Indonesia Parag Dhingra menambahkan terus berupaya untuk secara konsisten menawarkan lini produk keuangan holistik, berorientasi gaya hidup, dan berpusat pada klien, yang memungkinkan Standard Chartered semakin berasimilasi ke dalam kehidupan nasabah.

"Seluruh produk dan layanan Standard Chartered dapat diakses oleh para nasabah kami melalui kantor cabang kami di 6 kota besar di Indonesia, yang didukung oleh para relationship manager (RM) kami yang berpengalaman dan bersertifikasi," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.