Arus Mudik Makin Deras, Ini Bottleneck di Japek dan Cipali

Lalu lintas di sepanjang jalur tol Jakarta—Cikampek (Japek) hingga Cikopo—Palimanan (Cipali) terpantau terus memadat. Simak titik-titik rawan di jalur tersebut.

Wike D. Herlinda

28 Apr 2022 - 11.30
A-
A+
Arus Mudik Makin Deras, Ini Bottleneck di Japek dan Cipali

Foto udara sejumlah kendaraan antre melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (28/4/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Bisnis, JAKARTA — Hari ini, Kamis (28/4/2022), arus mudik Lebaran 2022 diproyeksikan mulai bergerak menuju puncaknya. Sejalan dengan itu, lalu lintas di sepanjang jalur tol Jakarta—Cikampek (Japek) hingga Cikopo—Palimanan (Cipali) terpantau terus memadat. 

Dikutip dari situs jejaring Korlantas Polri, sejumlah titik kemacetan mulai tampak di sepanjang jalur tersebut. Salah satu yang patut diantisipasi adalah kepadatan arus kendaraan di jalur tol Karawang Barat KM 44 hingga KM 49.

Trafik kendaraan sempat terurai satu kilometer sebelum akhirnya macet kembali di Karawang Timur KM 50 sampai KM 54. Lalu, padat kembali KM 56 sampai KM 57 rest area.

Titik kemacetan lainnya tampak di Gerbang Tol Cikampek Utama yakni dari KM 70. Kemacetan di Gerbang Tol Cikampek Utama terjadi karena antrean kendaraan mulai dari KM 70—73.

Sementara itu di Tol Cipali, kemacetan terjadi di beberapa titik menjelang rest arean antara lain, rest area KM 86 lalu KM 103 dan KM 127.

Kemacetan pada puncak arus mudik Lebaran 2022 telah diantisipasi oleh operator jalan tol lintas Trans-Jawa. 

PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) memperkirakan lalu lintas di jalur tol yang dikelolanya bakal mengalami peningkatan hingga 300 persen selama periode lebaran 2022.

Direktur Operasi III WSKT Gunadi Soekardjo mengatakan hingga kini perseroan telah mengoperasikan sejumlah ruas tol yang dioperasikan selama mudik yakni sebagian tol Trans-Jawa dan Tol Trans-Sumatra.

Sejumlah Trans Jawa yang dioperasikan yakni, Kanci—Pejagan , Pejagan—Pemalang, Pemalang—Batang, Batang—Semarang. 

Di sisi timur, terdapat ruas tol Solo—Ngawi, Ngawi—Kertosono. Tol lainnya yang dioperasikan WSKT adalah di Sumatra yakni Kayu Agung—Palembang.

Waskita menyebutkan kondisi jalur tol yak laik fungsi tersebut telah mulai disiagakan pada H-10 lebaran 2022 dan telah mengantongi uji laik dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Dia pun berpesan agar pemudik yang melalui jalan tol ini juga berkendara dengan aman dengan kecepatan maksimal tidak melebihi 100 km.

“Kalau melihat animo pemudik saat ini, kami memperkirakan lalu lintas harian bisa mencapai 100.000 kendaraan per hari di tol-tol Trans-Jawa,” ujarnya..

Menurutnya, kondisi jalan tol pada tahun ini lebih siap dna lebih banyak beroperasi dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Penyebabnya, dengan beroperasinya tol dari Jakarta ke Surabaya juga bisa memecah kemacetan.

“Mudah-mudahan tahun ini lancar karena jalur tol sudah terpecah di jalur ke Solo dan ke Surabaya,” katanya.

Dia pun menargetkan lebih banyak pemudik yang menggunakan jalur tol dari yang sebelumnya menggunakan moda transportasi udara. Terlebih, pemudik yang menggunakan jalan tol menuju Jawa saat ini waktu tempuhnya tidak lebih dari 10 jam.

“Target kami selama arus mudik dan balik ini lalu lintas harian naik 250 persen sampai 300 persen dibanidngkan periode normal,” tuturnya. (Edi Suwiknyo/Anitana Widya Puspa)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Wike Dita Herlinda
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.