Free with Login

AS Ultimatum Bakal Pidanakan Boeing

Amerika Serikat tidak memutuskan akan menuntut produsen pesawat Boeing secara pidana dengan dakwaan penipuan atas dua kecelakaan fatal.

Aprianto Cahyo

2 Jul 2024 - 00.12
A-
A+
AS Ultimatum Bakal Pidanakan Boeing

Bisnis, JAKARTA - Amerika Serikat tidak memutuskan akan menuntut produsen pesawat Boeing secara pidana dengan dakwaan penipuan atas dua kecelakaan fatal.

Menurut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, Boeing diberi waktu hingga akhir minggu ini untuk menentukan sikap terhadap tuduhan tersebut. Informasi ini disampaikan kepada keluarga korban kecelakaan 737 Max dan pengacara mereka dalam pertemuan pada Minggu (30/6/2024). 

Departemen Kehakiman AS mengharuskan Boeing membayar denda tambahan sebesar US$243,6 juta, di atas US$243,6 juta yang telah dibayarkan dengan perjanjian penundaan penuntutan pada 2021. 

Akibatnya, Jumlah total denda kemudian mendekati US$500 juta, atau sekitar Rp8 triliun. Selain itu, Boeing diwajibkan menyewa pengawas perusahaan selama tiga tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.