Australia Buka Kembali Pintu Perbatasan Internasionalnya

Pembukaan perbatasan masih dibatasi hanya bagi penduduk Australia dan penghuni permanen beserta keluarganya.

Zufrizal
1 Nov 2021 - 11.36
A-
A+
 Australia Buka Kembali Pintu Perbatasan Internasionalnya

Seorang penumpang pesawat (kanan) yang tiba di salah satu penerbangan internasional pertama disambut putrinya di Bandara Internasional Sydney, Senin (1/11/2021).-Sumber: AAP

Bisnis, SYDNEY— Australia pada Senin, 1 November 2021, membuka perbatasan internasionalnya untuk pertama kali selama pandemi Covid-19. Kebijakan itu membuat penduduknya yang sudah divaksin bebas untuk bepergian.

Di bandara Sydney, orang-orang tampak gembira setelah bertemu dengan kerabat mereka. Setelah 18 bulan menjalani pembatasan Covid-19 terketat di dunia, jutaan warga Australia kini bebas melakukan perjalanan tanpa izin maupun karantina saat tiba di negara itu.

Pembukaan perbatasan masih dibatasi hanya bagi penduduk Australia dan penghuni permanen beserta keluarganya.

Namun, seperti dikutip Antara dari Reuters menyebutkan bahwa kebijakan itu telah menggerakkan rencana untuk membuka lagi Australia bagi wisatawan dan pekerja asing yang sangat dibutuhkan dalam pemulihan ekonomi.

Penumpang penerbangan pertama dari Singapura dan Los Angeles tiba di Sydney pada Senin pagi. Mereka disambut haru oleh teman dan kerabat yang selama beberapa bulan belum pernah mereka temui.

Penumpang juga disambut staf maskapai yang memegang spanduk sambil memberi mereka bunga dan biskuit cokelat.

"Sedikit menakutkan dan menyenangkan, saya harus pulang untuk menjenguk mama yang kurang sehat. Saya tidak sabar untuk melihatnya," kata Ethan Carter.

Dia menumpang Qantas Airways dari Los Angeles dan mengaku sudah dua tahun tidak pulang ke Australia.

"Ini adalah hari perayaan, mengingat bahwa orang Australia dapat lebih bebas masuk dan keluar negara kita tanpa karantina, jika mereka telah divaksin lengkap," kata Menteri Keuangan Josh Frydenberg dalam siaran ABC.

Ada 16 kedatangan dan 14 keberangkatan penerbangan internasional di Sydney pada Senin, kata pengelola bandara.

Data Kementerian Luar Negeri Australia menunjukkan bahwa lebih kurang 47.000 warga Australia yang ada di negara lain ingin kembali ke negara itu.

Pelonggaran aturan perjalanan di Negara Bagian Victoria, New South, Wales dan Wilayah Ibu Kota Australia diputuskan ketika Australia berupaya hidup berdampingan dengan Covid-19 lewat vaksinasi ekstensif.

Kebijakan itu belum diberlakukan di negara-negara bagian lain karena tingkat vaksinasi mereka belum cukup untuk membuka kembali perjalanan lintas negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Zufrizal

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.