Babak Baru Polemik Sengketa Lahan Hotel Sultan, Negara Digugat

Setelah Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Gelora Bung Karno (PPKGBK) memasang spanduk penegasan Hotel Sultan milik negara di 15 titik area hotel Sultan pada pekan lalu, kini PT Indobuildco ganti bertindak dengan mengajukan gugatan hukum.

Redaksi

11 Okt 2023 - 20.46
A-
A+
Babak Baru Polemik Sengketa Lahan Hotel Sultan, Negara Digugat

Area hotel Sultan. /dok Bisnis

Bisnis, JAKARTA – Perseteruan kepemilikan lahan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) antara Pontjo Sutowo dengan negara kian memanas dan memasuki babak baru.

Setelah Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Gelora Bung Karno (PPKGBK) memasang spanduk penegasan Hotel Sultan milik negara di 15 titik area hotel Sultan pada Rabu (4/10/2023), kini PT Indobuildco ganti bertindak dengan mengajukan gugatan ke pengadilan negeri Jakarta Pusat pada 9 Oktober 2023 dengan nomor perkara 667/Pdt.G/2023/PN Jkt.Pst.

Gugatan tersebut dilayangkan kepada sejumlah pejabat di lingkup pemerintahan. Berdasarkan laman resmi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Pontjo Sutowo menggugat empat jajaran pemerintah, di antaranya Menteri Sekretariat Negara (Mensetneg) Praktikno dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto. Selain itu, juga kepada badan layanan umum (BLU) Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) hingga Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Adapun, saat ini status perkara masih dalam tahap penunjukan Jurusita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella
company-logo

Lanjutkan Membaca

Babak Baru Polemik Sengketa Lahan Hotel Sultan, Negara Digugat

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.