Bank Asal Thailand Jadi Penguasa Bank Maspion

Kasikornbank atau KBank, perbankan asal Thailand, kini menjadi pemegang saham pengendali Bank Maspion (BMAS) setelah rights issue bank tersebut dengan total nilai Rp3,5 triliun.

Redaksi

1 Des 2023 - 03.16
A-
A+
Bank Asal Thailand Jadi Penguasa Bank Maspion

Ilustrasi kantor Bank Maspion./Istimewa

Bisnis, JAKARTA - Setelah tuntas memperbesar porsi kepemilikan saham di PT Bank Maspion, Tbk (BMAS) melalui transaksi penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) III, grup perbankan asal Thailand, Kasikorn, kini memegang porsi kepemilikan sebesar 84,55% saham melalui beberapa entitas.

Sejumlah entitas tersebut yakni,  antara lain Kasikorn Vision Financial Company Pte. Ltd (KVF) sebesar 81,10%, Kasikornbank Public Company Limited (KBank) sebesar 2,45% dan PT Kasikorn Vision Financial Indonesia (KVFI) sebesar 1,00%.

RHB Sekuritas Indonesia (RHB) yang bertindak sebagai arranger dari transaksi tersebut, mengungkapkan bahwa PMHMETD III Bank Maspion ini secara total meraup dana hingga Rp3,508 triliun dengan penerbitan saham baru sebanyak 9,48 miliar lembar saham atau sebesar 52,38% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah terlaksananya PMHMETD III. 

"Tujuan PMHMETD III ini adalah untuk penguatan modal perseroan yang akan mendukung pengembangan usaha melalui penyaluran kredit, pengembangan jaringan kantor, investasi TI dan pengembangan SDM," kata Gavin Muid Jusuf, Head of Capital Markets RHB Sekuritas Indonesia, dikutip Jumat (1/12/2023).

Baca Juga : Meski Klaim Asuransi Tinggi, Industri Tetap Likuid  

Adapun, penggunaan dana hasil PMHMETD III setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan meningkatkan penyaluran jumlah kredit atau pinjaman serta kapabilitas perseroan. 

Dalam PMHMETD III ini, KVF telah melaksanakan seluruh HMETD yang diterima sesuai dengan porsi kepemilikannya dan juga melaksanakan sebagian HMETD dari hasil pengalihan oleh KBank dengan total HMETD seluruhnya 6,23 miliar lembar atau sebesar Rp2,3 triliun. 

Baca Juga : Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh ke Rp6.863 Triliun Oktober

KVF juga bertindak sebagai pembeli siaga dalam hal terdapat sisa HMETD yang tidak dilaksanakan. Sementara itu, sebagian HMETD milik KBank juga dialihkan kepada KVFI. 

Selaku arranger atas transaksi ini, RHB mengungkap tujuan PMHMETD III ini demi penguatan modal Bank Maspion yang akan mendukung pengembangan usaha melalui penyaluran kredit, pengembangan jaringan kantor, investasi TI dan pengembangan SDM. 

"RHB juga melihat langkah ini sebagai salah satu titik positif yang menunjukkan bahwa perbankan di Indonesia masih menjadi sektor yang sangat cerah dan menjanjikan, didukung oleh potensi pertumbuhan ekonomi dan populasi yang besar serta regulasi yang semakin kondusif, sehingga memberikan peluang investasi yang menarik bagi investor," ungkapnya.

Editor: Rinaldi Azka
Kembali ke Atas
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.