Bantuan Kedua Indonesia untuk Palestina Meluncur!

Bantuan tahap kedua untuk Palestina seberat 21 ton sudah dikirimkan dari Bandara Halim Perdanakusuma, Senin (20/11/2023).

Redaksi

20 Nov 2023 - 15.41
A-
A+
Bantuan Kedua Indonesia untuk Palestina Meluncur!

Presiden Joko Widodo saat melepas bantuan tahap kedua bagi Palestina, pada Senin (20/11/2023)./Dok.Kemlu

Bisnis, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas bantuan kemanusiaan untuk Palestina tahap II senilai Rp31,9 miliar. 

Bantuan tersebut dikirim dari Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (20/11/2023).

Jokowi menyampaikan dalam bantuan tahap kedua ini, pemerintah mengirimkan sebanyak dua pesawat yang mengangkut bantuan seberat 21,7 ton berupa obat-obatan, perlengkapan rumah sakit, makanan, dan barang lainnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Gaza.

Bantuan ini bersumber dari anggaran pemerintah melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) atau Indonesian AID di bawah Kementerian Keuangan, senilai Rp31,9 miliar. 

Dalam hal ini, APBN yang bukan hanya membangun negeri, menjadi menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan cita-cita nasional bangsa, yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Bantuan tahap kedua terdiri dari dua komponen yaitu bantuan dari Pemerintah Indonesia dan Masyarakat Indonesia. Bantuan dari Pemerintah berasal dari Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional dan bantuan dalam kerangka Pemberian Hibah kepada masyarakat Palestina melalui United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNWRA). 

Sedangkan bantuan dari masyarakat Indonesia berupa donasi bantuan barang yang diberikan atau dikumpulkan oleh masyarakat atau NGO, maupun perusahaan Indonesia yaitu Indonesian Humanitarian Alliance, Kita Bisa, Baznas, PT. Paragon, dan We Care.

 

Peserta demonstrasi Aksi Indonesia Bela Palestina di Monas, Jakarta, Minggu (5/11/2023)./Bisnis - Dany Saputra

"Alhamdulillah kembali lagi pada pagi hari ini kita akan mengirimkan bantuan kepada saudara-saudara kita di Gaza," ujar Jokowi dikutip dari keterangan resmi, Senin (20/11/2023). 

Sama seperti bantuan sebelumnya, rute pengiriman bantuan ini nantinya akan menuju ke El-Arish di Mesir, kemudian akan disalurkan ke Gaza. 

Lebih lanjut, Presiden juga menyebut selain bantuan kemanusiaan, Indonesia juga kan terus memberikan dukungan politik bagi Palestina.

Sebagai salah satu utusan khusus OKI, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga sedang berada di beberapa negara untuk menggalang dukungan agar kekejaman di Gaza segera dihentikan, sesegera mungkin dilakukan gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan bisa masuk dengan baik untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza. 

“Sekali lagi saya tegaskan bahwa Indonesia akan terus bersama mendukung perjuangan bangsa Palestina,” kata Jokowi. 

Baca Juga : Nasib Tak Pasti Imigran Rohingya di Perairan Indonesia 

RINCIAN

Pemerintah Indonesia memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan tahap kedua pada Senin (20/11/2023). Bantuan masyarakat Palestina dikirimkan via Bandara Halim Perdanakusuma setelah pengiriman bantuan tahap pertama telah sukses dilaksanakan awal bulan November lalu.

Total bantuan yang dikirimkan sebesar 21,7 ton dengan komposisi bantuan 3,3 ton dari Pemerintah Indonesia yang terdiri atas obat-obatan dan perlengkapan kesehatan, dan 18,4 ton dari masyarakat Indonesia yang terdiri dari makanan kaleng, matras, selimut, hygiene kit (dewasa dan anak), makanan siap saji dan perlengkapan lain. 

Wakil Menteri Luar Negeri RI Pahala Mansury menyampaikan bahwa mekanisme pendistribusian bantuan akan mengikuti alur yang sama seperti bantuan tahap pertama. 

“Jadi kita bekerjasama dengan UNRWA dan ERC untuk bisa memastikan bahwa bantuan tersebut bisa diangkut dari Al Arish menuju perlintasan dan dari perlintasan menuju beberapa titik yang ada di dalam Gaza untuk bisa menyalurkan bantuan tersebut melalui UNRWA," ujar Wamenlu.

Bantuan Pemerintah Indonesia diserahkan kepada Egypt Red Crescent (ERC) Mesir dan UNRWA sebagai co-consignees di bandara El Arish, Mesir. ERC akan berfungsi sebagai fasilitator untuk barang Indonesia di El Arish, pengangkutan dari Al Arish ke Rafah Crossing dan pengurusan masuk bantuan Indonesia di perbatasan dengan Pemerintah Israel serta menyerahkan kepada UNRWA. 

Baca Juga : Misi Jokowi Bela Palestina di Hadapan Biden 

Bantuan Masyarakat Indonesia diserahkan kepada ERC, yang melakukan pegurusan bantuan tersebut untuk kemudian diserahkan kepada Pihak yang ditunjuk oleh ERC untuk distribusi bantuan di Palestina.

Sebelumnya, Pemerintah RI dan masyarakat Indonesia telah mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk penduduk Gaza untuk pengiriman bantuan tahap pertama, yang diberangkatkan oleh Presiden Joko Widodo tanggal 4 November 2023. 

Bantuan tiba di El Arish pada tanggal 6 November 2023 dan langsung diserahterimakan Wakil Menteri Luar Negeri RI kepada ERC. 

Setelah proses pengepakan ulang, pengecekan pihak Mesir dan Israel, serta antrian memasuki Rafah Crossing, iringan truk barang bantuan Indonesia dapat menyeberang ke Gaza pada 9-10 November 2023. Bantuan kemudian didistribusikan oleh Palestinian Red Crescent ke berbagai titik kumpul pengungsi.(Annasa Rizki Kamalina, Rinaldi Azka)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.