Bebas Defisit, BPJS Kesehatan Kelola Dana Investasi Rp94,14 T

Realisasi total dana investasi Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencapai Rp95,14 triliun pada Agustus 2023.

Rika Anggraeni

28 Sep 2023 - 13.27
A-
A+
Bebas Defisit, BPJS Kesehatan Kelola Dana Investasi Rp94,14 T

Bisnis, JAKARTA— Realisasi total dana investasi Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencapai Rp95,14 triliun pada Agustus 2023.

Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) menyampaikan kondisi tersebut berkebalikan jika dibandingkan dengan periode 2019 ke bawah atau sebelum pandemi Covid-19. Mengingat BPJS Kesehatan dalam keadaan defisit.

Ketua DJSN Agus Suprapto mengatakan total investasi DJS Kesehatan senilai Rp95,14 triliun itu terdiri dari deposito senilai Rp66,2 triliun dan surat utang negara (SUN) yang mencapai Rp28,9 triliun. Agus mengatakan, dengan porsi investasi SUN sebesar 30,4 persen dari total dana investasi, Yield on Investment (YoI) investasi DJS Kesehatan menjadi sebesar 3,97 persen pada 31 Agustus 2023. 

Baca Juga: Program Rehab untuk Aktifkan 51 Juta Peserta BPJS Kesehatan

“Sebagai pembanding pada tahun sebelumnya, YoI  sebesar 3,68 persen baru dapat dicapai pada Desember 2022, dengan komposisi SUN sebesar 6,5 persen,” kata Agus dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX dengan Kementerian Kesehatan di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (26/9/2023).

Lebih lanjut, Agus menuturkan bahwa untuk kepentingan manfaat yang lebih bagi peserta, DJS memberikan rekomendasi, salah satunya dengan memperhatikan faktor-faktor risiko investasi. 

Baca Juga:Peserta BPJS Kesehatan Capai 262 Juta Hingga September

“Dalam hal ini perlu mendorongPP [peraturan pemerintah] asset, liability and management, khususnya terkait hal yang mengatur mengenai pertimbangan faktor risiko dalam investasi DJS Kesehatan untuk mendapatkan imbal hasil yang optimal sesuai prinsip ke-9 SJSN,” katanya.

Dia juga mendorong pemilihan instrumen investasi yang mendukung tercapainya target sesuai dengan ketahanan dana DJS. “Ke depan kita bisa bekerja sama untuk bisa menentukan investasi agar lebih optimal sesuai prinsip ke-9 SJSN,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Asteria Desi Kartikasari

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.