Begini Cara Mengurangi Sampah Kemasan Skincare Dampak Lingkungan

Melalui konsep skipcare, produknya dapat meminimalisir beauty waste atau sampah limbah kecantikan. Salah satunya dengan memproduksi botol dan kemasan luar dari material daur ulang seperti PET (limbah botok plastik) dan PULP (kertas daur ulang).

Yanita Petriella

13 Jan 2024 - 13.49
A-
A+
Begini Cara Mengurangi Sampah Kemasan Skincare Dampak Lingkungan

Ilustrasi sampah skinecare. /istimewa

Bisnis, JAKARTA – Maraknya tren produk kecantikan beberapa tahun belakangan ini membuat banyak brand mengeluarkan produk dengan jumlah yang banyak. Kadang, saking banyaknya, fungsi dan kegunaan produk menjadi overlapping. 

Melihat permasalahan itu, salah satu produk kecantikan Purlosophy Skincare akan mengurangi dampak lingkungan dengan membuat produk simpel, kompak dan multifungsi.

CEO Purlosophy Muhammad Luthfi Fauzan mengatakan pihaknya ingin mengurangi dampak buruk yang dihasilkan industri kecantikan terhadap lingkungan. 

Melalui konsep skipcare, produknya dapat meminimalisir beauty waste atau sampah limbah kecantikan. Salah satunya dengan memproduksi botol dan kemasan luar dari material daur ulang seperti PET (limbah botok plastik) dan PULP (kertas daur ulang). 

Hal itu dilakukan dengan menggabungkan 2 fungsi skincare ke dalam 1 produk sekaligus. 

Baca Juga: Kosmetik & Skincare Thailand Bidik Pasar Kecantikan Indonesia

Selama ini skincare dari Korea memiliki 10 step perawatan wajah. Namun sekarang, pengguna dapat menghemat waktu ketika menggunakan skincare

“Kami untuk mengoptimalkan penggunaan produk yang esensial namun tetap memberikan hasil. Jadi selain ramah lingkungan, produk kita jauh lebih kompak (tidak makan tempat) dan lebih praktis secara waktu penggunaan, hasil setelah pemakaian, dan harga karena adanya 2 manfaat produk dalam 1 botol saja,” ujarnya dalam keterangan, Sabtu (13/1/2024). 

Adapun 2 jenis produk skincare ramah lingkungan yakni pertama ada 2-in-1 essence toner Ini merupakan penggabungan antara essence dan juga toner untuk membawa kelembaban kembali setelah mencuci muka dan mengunci hidrasi agar kadar air di dalam kulitnya tidak menguap. Lalu produk kedua ada serum-infused moisturiser atau moisturizer yang mengandung highly concentrated active ingredients yang biasa ditemukan di dalam serum. 

Untuk mengkampanyekan produk ramah lingkungan, Purlosophy menunjuk Nadine Chandrawinata sebagai brand ambassador karena peduli akan kelestarian lingkungan dan pengolahan limbah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.