Belajar Pembangunan Ibu Kota Baru dari Kota Sejong Korea Selatan

Berdasarkan data Korea National Agency for Administrative City Construction (NAACC) per akhir 2023 lalu, Sejong City telah menyedot anggaran US$130 miliar atau setara 81% dari total investasi yang direncanakan yakni US$170 miliar.

Yanita Petriella

6 Mar 2024 - 16.17
A-
A+
Belajar Pembangunan Ibu Kota Baru dari Kota Sejong Korea Selatan

Sejong City, Korea Selatan

Bisnis, JAKARTA – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bisa meniru dari Sejong City Korea Selatan. 

Sejong City merupakan ibu kota definitif kedua yang dibangun sejak 2017 silam. 

Berdasarkan data Korea National Agency for Administrative City Construction (NAACC) per akhir 2023 lalu, Sejong City telah menyedot anggaran US$130 miliar atau setara 81% dari total investasi yang direncanakan yakni US$170 miliar. 

Direktur Jenderal Perencanaan dan Pengembangan Korea NAACC Hyungwook Choi menuturkan Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan 127.0000 unit rumah dari total 200.000 hunian atau setara 64%.

“Kini Sejong City dihuni 303.289 penduduk atau 60% dari total populasi yang direncanakan. Penghuni tersebut merupakan pekerja di 44 instansi pemerintahan serta 16 lembaga riset yang didanai oleh negara,” ujarnya dalam keterangan, Rabu (6/3/2024). 

Pembangunan Kota Sejong kini sudah memasuki tahun ke-17 dari total 23 tahun yang direncanakan. Pengembangan Kota Sejong merupakan kolaborasi sejumlah institusi.

Proyek kota baru ini mendapat dukungan sepenuhnya dari lembaga Komite Administrasi Kota, kebijakan pemerintah, Ministry of Interior and Safety (MoIS), dan Pemerintah Kota Sejong.

“Selain NAACC, pengembangan Kota Sejong juga melibatkan Komite Konstruksi Kota Administratif, dan Korea Land and Housing Corporation,” kata Hyungwook. 

Baca Juga: Ketika Badan Otorita Membantah Investor Asing Belum Pecah Telur di IKN Nusantara


Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesi (REI) DKI Jakarta, Arvin F. Iskandar mengatakan pengembangan Sejong City begitu masif dan menunjukkan perkembangan yang signifikan sejak groundbreaking yang dimulai sejak 2007 silam.

“Ini yang membuat kami studi banding ke Sejong City di Korea Selatan untuk mempelajari kisah sukses perencanaan dan pengembangan kawasan Kota Sejong yang sangat menarik bagi para investor,” ucapnya. 

Menurutnya, tahapan pengembangan Sejong City sebagai ibu kota definitif kedua Korea Selatan sangat mengagumkan. Dalam waktu singkat Sejong City telah memiliki bangunan megah dengan teknologi canggih, smart and green building.

Megaproyek Sejong City menempati lahan seluas 7.000 hektare yang dibangun untuk mengurai kepadatan di Ibu Kota Seoul.

“Kami terbang ke Korea Selatan untuk belajar pembangunan Kota Sejong. Bagaimana mereka mengembangkan smart building, massive building dengan area terbuka seluas 60%,” tuturnya.

Menurut Arvin, studi banding itu telah membuka mata pengembang anggota REI DKI Jakarta terkait peluang pengembangan proyek sejenis yakni Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur. Pemerintah saat ini tengah gencar mendorong pengembangan proyek IKN.

“Saya sangat optimistis soal proses relokasi IKN. Proyek sebesar IKN tentu bisa digarap dengan kerja sama semua pihak,” ujar Arvin. 

Corporate Director PT Intiland Development Tbk (DILD) Theresia Rustandi menambahkan pembangunan Sejong City bisa diterapkan dalam pengembangan IKN.

“Kita bisa belajar banyak dari Sejong City. Kota Administrasi Sejong City dibangun untuk mengantisipasi kepadatan Seoul,” katanya.

Dia menilai IKN bisa meniru tahapan pengembangan Sejong City mulai dari tahap awal pembangunan, pembentukan pemerintahan, relokasi pegawai pemerintahan pusat, hingga Sejong City kini menjadi kota mandiri.

“Sejong terus berkembang menjadi kota yang lebih lengkap dengan segala sistem dan infrastruktur penunjangnya. Pengembangan Sejong menjadi best practice yang bisa diterapkan di IKN,” tutur Theresia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.