Belum Ada Tanda-Tanda ‘Merger’ XL-Smartfren Terealisasi

XL melihat konsolidasi merupakan hal yang baik. Akan tetapi, urusan aksi korporasi tersebut merupakan ranah pemegang saham.

Annisa Kurniasari Saumi

25 Apr 2024 - 20.50
A-
A+
Belum Ada Tanda-Tanda ‘Merger’ XL-Smartfren Terealisasi

Pelanggan sedang mengakses aplikasi XL. Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis, JAKARTA — Aksi korporasi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) dalam bentuk penggabungan atau merger belum menunjukkan kemajuan.

Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini mengatakan bahwa perseroan melihat konsolidasi merupakan hal yang baik bagi industri, masyarakat, maupun operator telekomunikasi. Akan tetapi, urusan aksi korporasi tersebut merupakan ranah pemegang saham.

"Jadi pembicaraan, diskusi yang terjadi di tataran pemegang saham. Sampai saat ini tidak ada atau belum ada hilalnya, kepastian, seperti itu," kata Dian dalam Halalbihalal Media bersama XL Axiata, di Jakarta, Kamis (25/4/2024).

Baca juga: Setoran Bea Keluar Melonjak 817,65%, Freeport Lobi Pemerintah

Meski demikian, lanjut Dian, baik seluruh pemegang saham EXCL maupun pihak lainnya selalu melihat ke arah konsolidasi. Menurutnya, apabila terjadi, akan ada pengumuman sesuai dengan peraturan yang ada.

"Jadi kami belum melihat hilal kapan akan terjadi. Kalaupun terjadi akan ada disclosure sesuai peraturan yang ada," tutur Dian," tutur Dian.

Sebelumnya, melansir bisnis.com yang mengutip Bloomberg, pemilik XL Axiata dan FREN dikabarkan sedang membahas struktur transaksi potensial yang akan menciptakan entitas senilai US$3,5 miliar, dengan sekitar 100 juta pelanggan.

 

 

Kesepakatan merger tersebut bisa melibatkan kombinasi kas dan saham, kata sumber Bloomberg yang tidak ingin disebutkan namanya.

Menurut sumber tersebut, kesepakatan yang tidak mengikat atau nonbinding agreement mungkin akan dicapai dalam beberapa bulan mendatang, memungkinkan perusahaan untuk melanjutkan negosiasi dan melakukan due diligence.

Baca juga: Bos XL Axiata (EXCL) Soal Merger dengan FREN: Hilal Belum Tampak

"Pembicaraan masih berlangsung dan tidak ada jaminan jika Axiata yang berbasis di Kuala Lumpur dan Sinar Mas akan melanjutkan merger," tutur sumber tersebut. 

Axiata dan Sinar Mas yang berbasis Jakarta menghidupkan kembali pembicaraan merger tahun lalu. Opsi lain yang sedang dipertimbangkan termasuk perjanjian berbagi jaringan dan kemitraan, kata sumber yang mengetahui masalah tersebut. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.