Berharap Kesuksesan ‘Merger’ BUMN Menular ke DAMRI-PPD

Merger kedua perusahaan ini diharapkan mempercepat proses integrasi antarmoda transportasi. Integrasi lintas moda transportasi masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap transportasi umum.

Jaffry Prabu Prakoso

20 Jun 2023 - 17.57
A-
A+
Berharap Kesuksesan ‘Merger’ BUMN Menular ke DAMRI-PPD

Bus damri menunggu penumpang. /istimewa

Bisnis, JAKARTA – Kisah sukses pasca-merger di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan dapat berlanjut setelah resminya penggabungan Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) ke dalam Perum DAMRI.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri II Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo dalam sambutannya pada acara Perayaan Penggabungan Perum PPD ke dalam Perum DAMRI di Jakarta, Senin (19/6/2023).

Tiko menjelaskan bahwa merger Perum PPD dan Perum DAMRI merupakan aksi penggabungan usaha ketiga yang menjadi ranah tanggung jawabnya. Sebelumnya, Kementerian BUMN juga telah melakukan penggabungan pada PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dan melebur seluruh bank syariah pelat merah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI).


Wakil Menteri II Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo./Bisnis-Nurul Hidayat


Dia mengatakan bahwa proses integrasi layanan dan sistem pada Pelindo dan BSI bisa dilakukan dengan efisien dan optimal pasca-merger. Tiko menyebutkan bahwa integrasi pada fungsi operasional kedua perusahaan sudah berjalan dengan baik hanya dalam kurun waktu 1 tahun setelah merger.

Seiring dengan hal tersebut, dia juga meminta hal serupa dilakukan oleh DAMRI. Menurutnya, proses integrasi yang cepat akan berimbas positif pada kegiatan operasional hingga kinerja keuangan perusahaan.

Baca juga: Pesaing Baru Perum DAMRI di Soekarno Hatta

"Pesan saya jangan jadikan ini sebagai titik akhir, tetapi titik awal dari proses untuk melakukan integrasi dan percepatan pengembangan ke depan," ujarnya.

Tiko melanjutkan bahwa merger kedua perusahaan ini diharapkan mempercepat proses integrasi antarmoda transportasi. Menurutnya, integrasi lintas moda transportasi masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap transportasi umum.

Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa DAMRI dapat bekerjasama dan meningkatkan integrasi multimoda dengan perusahaan moda transportasi lain. DAMRI dapat menjadi akselerator feeding system pada moda transportasi lain seperti bus, kereta api, kereta cepat, MRT, LRT, dan bahkan pesawat udara.

Baca juga: Menjawab Ucapan Sri Mulyani Soal Ketertinggalan Sektor Logistik

“Selain itu, sebagai national flag carrier dalam industri transprtasi umum berbasis jalan, DAMRI juga diharapkan mampu mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pelayanan berkualitas yang dapat menciptakan multiplier effect di seluruh Indonesia,” ujar Tiko.

Lebih lanjut, Tiko mengatakan bahwa Kementerian BUMN juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk meningkatkan konektivitas antarmoda. Dia mengatakan bahwa integrasi dan pelayanan yang optimal akan memberikan kemudahan bagi masyarakat pengguna transportasi umum. (Lorenzo Anugrah Mahardhika)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.