Berharap UEA Gelontorkan Banyak Dana ke Indonesia

Kunjungan Presiden Jokowi ke Uni Emirat Arab alias negara para Emir itu menandai tercapainya sejumlah kesepakatan kerja sama antara kedua negara.

Saeno
Jul 3, 2022 - 10:32 AM
A-
A+
Berharap UEA Gelontorkan Banyak Dana ke Indonesia

Presiden Jokowi dan Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ) saat menyaksikan pertukaran dokumen IUAE-CEPA./Biro Pers Sekretariat Presiden-Laily Rachev

Bisnis, JAKARTA – Setelah menghadiri KTT G7 serta melakukan muhibah ke Ukraina dan Rusia, Presiden Joko Widodo bertandang ke Uni Emirat Arab. Kunjungan Presiden Jokowi ke negara para Emir itu menandai tercapainya sejumlah kesepakatan kerja sama antara kedua negara. 

Lantas, apakah Indonesia akan dibanjiri investasi dari negara yang nama pimpinannya diabadikan sebagai nama jalan layang di tol Jakarta – Cikampek tersebut? Sejumlah kesepakatan telah dicapai kedua negara dalam kerangka Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA) hal ini mestinya bisa menjadi jalan masuknya investasi UEA ke Indonesia.

Diplomasi ekonomi agar banyak dana UEA mengalir ke Indonesia telah dirintis sejak lama. Presiden Jokowi pun telah melakukan pertemuan dengan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ) bin Sultan Al Nahyan di Istana Al Shatie, Abu Dhabi, 1 Juli 2022. 

Pertemun kedua kepala negara itu menjadi puncak dari diplomasi ekonomi yang telah berjalan selama ini.

Editor: Saeno
company-logo

Lanjutkan Membaca

Berharap UEA Gelontorkan Banyak Dana ke Indonesia

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ