Biaya Logistik Selangit, Problem Lama, Temuan Baru

Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi masih menemukan pemberian layanan jasa kepelabuhanan yang tidak direkam ke dalam sistem alias manual dan tidak sesuai yang dibayarkan oleh pengguna jasa.

Anitana Widya Puspa & Rahmi Yati

18 Nov 2021 - 01.45
A-
A+
Biaya Logistik Selangit, Problem Lama, Temuan Baru

Suasana Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (12/1/2021)./Antara

Bisnis, JAKARTA – Temuan Sekretariat Strategi Nasional Pencegahan Korupsi tentang andil pelabuhan terhadap biaya logistik yang tinggi seperti menjungkirbalikkan hitung-hitungan selama ini.  

Kajian Tim Stranas PK mendedah besarnya pengaruh pelabuhan pada biaya logistik di Tanah Air yang selangit. Penyebab utamanya, birokrasi dan layanan di pelabuhan laut yang tidak terintegrasi dan tumpang tindih.

Para pemangku kepentingan juga mengeluhkan praktik suap yang marak. Pelayanan yang tidak berbasis sistem informasi teknologi membuat transparansi dan akuntabilitas dalam kegiatan operasional rendah.

“Belum lagi hilangnya potensi penerimaan negara bukan pajak karena sistem yang masih manual pada beberapa titik," ujar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi yang juga anggota Tim Nasional Pencegahan Korupsi Firli Bahuri, Kamis (11/11/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Sri Mas Sari
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.