Bidik Peluang di Surat Utang

Tren kenaikan suku bunga acuan serta potensi pelemahan ekonomi global tahun depan tidak serta merta membuat prospek kinerja surat utang melandai. Tak sedikit analis tetap meyakini bahwa pasar obligasi di dalam negeri masih bakal menjadi destinasi investasi yang menarik.

Redaksi

29 Des 2022 - 09.30
A-
A+
Bidik Peluang di Surat Utang

Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia/Antara-Prasetyo Utomo

Bisnis, JAKARTA - Tren kenaikan suku bunga acuan serta potensi pelemahan ekonomi global tahun depan tidak serta merta membuat prospek kinerja surat utang melandai. Tak sedikit analis tetap meyakini bahwa pasar obligasi di dalam negeri masih bakal menjadi destinasi investasi yang menarik.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 21–22 Desember 2022 memutuskan untuk kembali menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps dari 5,25% menjadi 5,50%. Adapun, suku bunga deposit facility juga naik 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga lending facility meningkat 25 bps menjadi 6,25%.

Secara umum, kenaikan suku bunga acuan membuat kinerja instrumen investasi berbasis obligasi melemah, khususnya surat berharga negara atau SBN. Dengan begitu, investor bakal mewaspadai sejumlah tujuan investasi seperti reksa dana yang dominan menempatkan dana di SBN, serta instrumen yang lebih banyak memiliki surat utang korporasi bertenor panjang.

Namun, dalam perspektif lain, tren kenaikan suku bunga juga bisa menjadi peluang bagi investor untuk masuk ke surat utang atau instrumen lainnya yang beraset dasar obligasi jangka pendek. Pemodal tentu dapat membidik potensi keuntungan dari harga obligasi yang terdiskon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Fatkhul Maskur
company-logo

Lanjutkan Membaca

Bidik Peluang di Surat Utang

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.