Free

Bocoran Proyek IKN Groundbreaking 4-5 Juni 2024

Berdasarkan surat edaran Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) yang diterima Bisnis, Presiden Jokowi dikabarkan akan melaksanakan groundbreaking IKN tahap VI selama 2 hari yaitu pada 4 - 5 Juni 2024.

Alifian Asmaaysi

3 Jun 2024 - 14.35
A-
A+
Bocoran Proyek IKN Groundbreaking 4-5 Juni 2024

Presiden Jokowi di IKN

Bisnis, JAKARTA – Dua pejabat Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) yakni Bambang Susantono selaku Kepala OIKN dan Dhony Rahajoe selaku Wakil Kepala OIKN resmi diberhentikan secara hormat menjelang seremoni groundbreaking investasi tahap 6 di IKN. 

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerima surat pengunduran diri dari Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe beberapa hari lalu. 

Pak Presiden menerima surat pengunduran diri dari Bapak Bambang Susantono dari Kepala OIKN,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (3/6/2024). 

Adapun presiden Jokowi dijadwalkan akan kembali melaksanakan groundbreaking proyek di IKN pada besok, Selasa (4/6/2024).

Berdasarkan surat edaran Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) yang diterima Bisnis, Presiden Jokowi dikabarkan akan melaksanakan groundbreaking IKN tahap VI selama 2 hari yaitu pada 4 - 5 Juni 2024.

Akan dilaksanakannya groundbreaking tahap VI pada 4-5 Juni 2024 yang akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara, demikian tulis edaran Otorita IKN. 

Proses groundbreaking sejumlah proyek di IKN ini dijadwalkan akan dimulai pada pukul 08.00 WITA.

Baca Juga: Siasat Pemerintah Bentuk Tim Investasi Demi Dorong Pembangunan IKN Nusantara

Sebelumnya, Mantan Kepala OIKN Bambang Susantono menjelaskan bahwa sektor inti yang akan melantai di IKN pada groundbreaking tahap 6 berasal dari sektor pendidikan.

"Sedang diusulkan ke istana [agenda groundbreakingnya] dan menunggu jadwal Pak Presiden. Memang core-nya adalah pendidikan," jelas Bambang saat ditemui di JCC, Jakarta, Selasa (28/5/2024).

Salah satu bocorannya, PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) diinformasikan bakal membangun sekolah terpadu bersama Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al-Azhar di IKN. Nantinya, sekolah Islam Al-Azhar Summarecon IKN akan dibangun di atas lahan seluas 2,9 hektare (ha).

Lebih lanjut, Bambang juga menekankan akan terdapat sejumlah sektor lain yang akan groundbreaking. Hanya saja, Bambang tidak merinci secara pasti sektor apa dan siapa calon investor tersebut.

Bambang hanya memberi sinyal akan terdapat groundbreaking investasi yang sebelumnya sempat tertunda.

"Yang kemarin belum sempat di groundbreaking ada, jadi seharian kayak gitu [proses groundbreakingnya]. Tapi jadwalnya masih diminta ke Pak Presiden," pungkas Bambang.

Berdasarkan catatan Bisnis, salah satu groundbreaking investasi IKN yang sempat tertunda adalah rencana investasi PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang hendak membangun financial center di IKN.

Adapun, keterlambatan realisasi pembangunan financial center oleh BCA di IKN disebabkan oleh adanya permasalahan lahan.

Sementara itu, pada kesempatan berbeda, groundbreaking IKN juga diperkirakan akan diikuti oleh sejumlah investor perbankan. Selain itu juga PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) turut serta membangun kantor di IKN. 

Baca Juga: Nasib Kelanjutan Pembangunan Nusantara Usai Dua Bos OIKN Kompak Mundur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.