Free with Login

Boeing Mengaku Bersalah Atas Konspirasi Kecelakaan Lion Air dan Ethiopian Airlines

Boeing akhirnya mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi penipuan kriminal kepada Departemen Kehakiman Amerika Serikat setelah dua kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia.

Jessica Gabriela Soehandoko

9 Jul 2024 - 15.51
A-
A+
Boeing Mengaku Bersalah Atas Konspirasi Kecelakaan Lion Air dan Ethiopian Airlines

Pesawat Boeing versi 737 Max (Boeing)

Bisnis, JAKARTA — Boeing akhirnya mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi penipuan kriminal kepada Departemen Kehakiman Amerika Serikat setelah dua kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia.

Boeing juga sepakat untuk membayar denda US$243,6 juta. Namun, keluarga korban dua kecelakaan maut Lion Air dan Ethiopian Airlines pada 2018 dan 2019  yang menewaskan 346 orang tersebut, mengkritik kesepakatan tersebut karena masih memungkinkan Boeing  terhindar dari tanggung jawab penuh.

Pengakuan bersalah ini berpotensi mengancam kemampuan perusahaan untuk mendapatkan kontrak pemerintah yang menguntungkan dengan Departemen Pertahanan AS dan NASA, meskipun perusahaan dapat mencari pengecualian.

Dalam kasus ini, juru bicara Boeing mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mencapai  kesepakatan prinsip mengenai ketentuan penyelesaian dengan Departemen Kehakiman AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.