Bos Japfa Tutup Usia di Umur 58 Tahun

Direktur Utama PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk., (JPFA) Handojo Santosa dilaporkan wafat pada Minggu (25/9/2022).

Nindya Aldila

26 Sep 2022 - 07.58
A-
A+
Bos Japfa Tutup Usia di Umur 58 Tahun

Handojo Santosa (Japfa)

Bisnis, JAKARTA - Pemegang saham individu terbesar, sekaligus Direktur Utama PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk., (JPFA) Handojo Santosa dilaporkan wafat pada Minggu (25/9/2022).

Hal itu disampaikan melalio Corporate Secretary Japfa Comfeed Maya Pradjono dalam keterangan resmi pada Senin (26/9/2022). 

"Pada 25 September 2022 Pemberitahuan Meninggal Dunia Direktur Utama Perseroan," tulisnya. 

Seperti dikutip dari laman resmi perusahaan, Handojo (58) merupakan warga negara Siprus yang berdomisili di Siprus. Handojo memulai kiprahnya di perusahaan pakan ternak ini sejak 1986 melalui Divisi Minyak Nabati di Tanjung Perak, Surabaya.

Baca juga: Rapor Japfa (JPFA ) di Tengah Turbulensi Pangan Dunia

Ayah Handojo, mendiang taipan Ferry Teguh Santosa, mendirikan grup Ometra yang beragam di Indonesia pada 1959. Grup ini bangkrut selama krisis keuangan 1997.

Handojo yang fokus pada Japfa Comfeed berhasil bertahan pada masa krisis. Pada tahun 2014, dia mencatatkan saham Japfa di Singapura, menjadikan Japfa Comfeed di Indonesia menjadi anak perusahaan. 

Japfa bermula dari pendirian PT Java Palletizing Factory Ltd pada 18 Januari 1971 yang fokus pada pemasaran kopla pelet.

Dubes Ibnu Hadi membuka pabrik keenam JAPFA Comfeed Vietnam./KBRI Hanoi


Perusahaan mulai meresmikan kegiatan operasional pembibitan ayam untuk melengkapi lini bisnis pakan ternak sejak 1982. Sekitar 7 tahun setelahnya, perusaahaan mencatatkan saham publik perdananya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. 

Nama perusahaan berubah menjadi PT Japfa Comfeed Indonesia setelah akuisisi aset PT Comfeed Indonesia Limited, PT Suri Tani Pemuka, PT Ometraco Satwafeed dan PT Indopell Raya pada 1990. 

Sementara itu, Handojo memimpin perusahaan sebagai Wakil Presiden Direktur Utama pada 1989 sampai dengan 1997. Pada 1997, dia diangkat menjadi Direktur Utama Perseroan, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. 

Baca juga: Japfa Menyambut Momentum Pertumbuhan 2022

Selama 25 tahun memimpin, Japfa terus mencatatkan kinerja yang cemerlang dan berekspansi ke seluruh wilayah Nusantara. Sepanjang 2021, perseroan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp44,88 triliun, tumbuh 21,40 persen dibandingkan tahun 2020. 

Handojo menguasai 0,54 persen saham perusahaan, menjadikannya pemegang saham individu terbesar dengan Japfa Ltd sebagai share holder sebesar 55 persen. 

Taipan ini menjadi orang terkaya ke-38 di Indonesia berdasarkan Forbes pada 2021 dengan total kekayaan senilai US$735 juta. 

Japfa menjual susu segar di Indonesia dengan merek Greenfields. Perusahaan ekuitas swasta KKR memiliki 10 persen saham di Japfa Comfeed. Pada Juli 2020 Japfa menjual 25 persen saham di unit produk susu China AustAsia Investments senilai US$254 juta kepada raksasa susu Jepang Meiji.

(Hafiyyan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.