Brasil Kembali Kokoh Sebagai Negara Produsen Gula Terbesar di Dunia

Di tengah perubahan iklim dan tantangan dalam pertanian, Brasil terus berupaya untuk mempertahankan posisinya sebagai produsen gula terbesar di dunia.

Redaksi

23 Mar 2024 - 17.04
A-
A+
Brasil Kembali Kokoh Sebagai Negara Produsen Gula Terbesar di Dunia

Ilustrasi gula. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Brasil kembali menegaskan posisinya sebagai produsen gula terbesar di dunia, mengalahkan pesaing-pesaingnya yang juga memiliki peran penting dalam industri gula global.

Berdasarkan data United States Department of Agriculture (USDA) atau Departemen Pertanian Amerika Serikat, mencatat volume produksi gula global sebesar 175,3 metrik ton di musim panen 2022/2023.

Di antara negara-negara produsen gula global, data USDA menunjukkan Brazil berada di posisi puncak.

Keberhasilan Brasil dalam industri gula tidak terlepas dari kondisi geografis dan iklim yang mendukung pertumbuhan tebu yang subur, serta infrastruktur pertanian dan industri yang matang.

Pentingnya peran Brasil dalam industri gula tidak hanya terlihat dari jumlah produksi gula yang tinggi, tetapi juga dari dampaknya terhadap pasar global. Produksi gula Brasil memenuhi sebagian besar permintaan global akan gula, sehingga memengaruhi harga gula di pasar dunia.

Meskipun Brasil mendominasi sebagai produsen gula terbesar, negara-negara lain seperti India, Eropa, China, Thailand, dan Amerika Serikat juga memiliki peran penting dalam industri gula global.

Adapun, daftar top 5 negara dengan volume produksi gula terbesar adalah sebagai berikut:

Brasil

Menurut data USDA, negara yang memegang volume produksi gula terbesar pada 2023 adalah Brasil yang mencapai 38 juta metrik ton atau setara 21,7% dari total produksi global.

India

Menyusul Brasil, India menempati  posisi kedua dengan menyumbang sebesar 32 juta metrik ton terhadap produksi gula global.

Uni Eropa

Di posisi selanjutnya, Uni Eropa menyumbang sebesar 14,7 juta metrik ton, turun 1% dari sebelumnya 16,5 juta metrik ton di musim panen 2021/2022. Penurunan produksi gula Uni Eropa disebabkan kekeringan yang telah berlangsung.

Data produksi dan ekspor gula global. Produksi global diperkirakan naik 8,2 juta ton dari tahun ke tahun pada 2023/2024 menjadi 183,5 juta dengan produksi yang lebih tinggi di Brazil dan India diperkirakan akan lebih dari cukup untuk mengimbangi penurunan di Thailand dan Pakistan. Sumber: USDA.


Thailand

Setelahnya, Thailand  di posisi keempat menyumbang angka produksi sebesar 11,06  juta metrik ton.

China

Terakhir, dari peringkat lima besar negara penghasil gula terbesar adalah China yang menyumbang hasil produksi sebesar 8,9 juta metrik ton.

Di urutan berikutnya, yang masuk ke sepuluh besar negara penghasil gula terbesar ada Amerika Serikat, Rusia, Pakistan, Mexico, dan Australia.

Sementara itu, Indonesia tidak masuk ke jajaran sepuluh besar tersebut. Pada saat musim panen 2022/2023 volume produksi gula Indonesia tercatat sebesar 2,4 juta metrik ton, menjadikan Indonesia di peringkat 13 produsen gula global.

Akan tetapi, dalam daftar negara dengan konsumsi gula terbesar, Indonesia menempati posisi keenam. Jumlah volume konsumsi gula masyarakat Indonesia tercatat sebanyak 7,8 juta metrik ton atau kisaran 3 kali lipat dari hasil produksi nasional.


(Reporter: Muhammad Fauzan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.