BRI (BBRI) Borong 1,9 miliar Lembar Saham Bank Raya (AGRO)

BRI selaku pemegang saham utama Bank Raya melaksanakan seluruh haknya dalam rights issue Bank Raya dengan proyeksi dana segar yang dikucurkan mencapai sekitar Rp1 triliun atau tepatnya Rp994,34 miliar.

Emanuel Berkah Caesario

22 Des 2022 - 16.36
A-
A+
BRI (BBRI) Borong 1,9 miliar Lembar Saham Bank Raya (AGRO)

Manajemen Bank Raya (AGRO) setelah RUPS 2022./Istimewa

Bisnis, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI berikan injeksi modal dengan memborong 1,9 miliar lembar saham PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO).

Dalam keterangan tertulis yang dibagikan, transaksi BBRI borong saham rights issue AGRO itu terjadi pada 19 Desember 2022.

"Tambahan modal kepada PT Bank Raya Indonesia Tbk dengan hak memesan efek terlebih dahulu melalui penawaran umum terbatas X Tahun 2022 (Transaksi)," jelas manajemen BBRI saat menyampaikan tujuan dari transaksi, dikutip Kamis (22/12/2022).

Adapun, secara lebih rinci, BBRI menambah 1.988.686.436 (1,98 miliar) koleksi lembar saham AGRO. Dengan demikian, portofolio saham BBRI kian tambun menjadi 21.487.162.037 (21,4 miliar) lembar saham.

Sebelumnya, dalam prospektus yang dibagikan, pada aksi korporasi tersebyt AGRO menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,32 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dan harga pelaksanaan senesar Rp500 per lembar.

Dengan demikian, BRI selaku pemegang saham utama melaksanakan seluruh haknya dengan proyeksi dana segar yang dikucurkan mencapai sekitar Rp1 triliun atau tepatnya Rp994.343.218.000 (Rp994,34 miliar).

Alhasil, koleksi kepemilikan saham BBRI terhadap AGRO terkerek menjadi 86,85 persen dari 85,72 persen.

"Transaksi dimaksudkan untuk memperkuat permodalan Bank Raya, terutama sebagai modal kerja dalam rangka penyaluran dana berbasis digital, serta mempertahankan kepemilikan saham perseroan agar tidak terdilusi dengan melaksanakan seluruh HMETD milik perseroan," jelas manajemen BRI.

Hingga 21 Desember 2022, sisa jumlah HMETD Bank Raya tercatat sebesar 326.798.168 (326,7 juta) lembar saham. Nantinya, apabila saham rights issue tidak terserap seluruhnya, maka saham tersebut akan dialihkan kepada pemegang saham atau pemegang HMETD yang telah melaksanakan haknya.

"Jika saham dalam PMHMETD X ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham porsi publik perseroan lainnya atau pemegang bukti HMETD porsi publik yang berhak, maka sisa saham baru akan dialokasikan kepada pemegang saham atau pemegang HMETD lainnya yang telah melaksanakan haknya dan melakukan pemesanan saham baru tambahan sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD secara proporsional," jelas manajemen Bank Raya dalam prospektus, dikutip Kamis (22/12/2022).

(Reporter: Alifian Asmaaysi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.