Bubarnya Klub Moge Pegawai Pajak karena Tak Patut

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta secara tegas agar klub moge pegawai pajak Belasting Rijder DJP dibubarkan.

Jaffry Prabu Prakoso

27 Feb 2023 - 20.05
A-
A+
Bubarnya Klub Moge Pegawai Pajak karena Tak Patut

Dirjen Pajak Suryo Utomo mengendarai motor gede. /Instagram Belasting Rijder.

Bisnis, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan sikap atas beredarnya video dan foto Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo yang mengendarai motor gede (Moge) bersama klub BelastingRijder DJP.

Klub Belasting Rijder DJP merupakan komunitas pegawai pajak yang gemar naik motor besar. Setelah video tersebut viral, akun Instagram komunitas itu, @belastingrijder, tak bisa ditemukan.

Sri Mulyani dalam pernyataannya meminta kepada Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo untuk memberikan penjelasan dan menyampaikannya kepada masyarakat/publik mengenai jumlah harta kekayaan yang dimilikinya dan dari mana sumber harta kekayaan seperti yang dilaporkan pada LHKPN.

Sekretaris jenderal partai pengusung Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin melengkapi dokumen persyaratan Pemilihan Presiden 2019 menggunakan motor gede atau moge ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). /Bisnis-Jaffry Prabu Prakoso 

Dia mengatakan bahwa pejabat atau pegawai pajak yang mengendarai dan memamerkannya kepada publik telah melanggar asas kepatutan dan kepantasan publik.

“Bahkan apabila Moge tersebut diperoleh dan dibeli dengan uang halal dan gaji resmi; mengendarai dan memamerkan moge bagi pejabat/pegawai pajak dan Kemenkeu telah melanggar asas kepatutan dan kepantasan publik,” kata Sri Mulyani melalui akun Instagram @smindrawati, Minggu (26/2/2023).

Sri Mulyani juga meminta secara tegas agar klub Belasting Rijder DJP dibubarkan. Pasalnya, kegiatan mengendarai Moge akan menimbulkan persepsi negatif dan kecurigaan dari publik.

Baca juga: Motor Gede Tengah Viral, Daftar 10 Moge Termahal di Dunia

Hobi dan gaya hidup ini pun akan memicu pertanyaan publik mengenai sumber kekayaan para pegawai Direktorat Jenderal Pajak. “Ini mencederai kepercayaan masyarakat,” tegas Sri Mulyani.

Jokowi Sentil Polisi

Tahun lalu, Presiden RI Joko Widodo pernah memeringatkan agar pejabat tidak gagah-gagahan naik mobl mewah dan moge. Sebab, menurutnya, hal tersebut hanya akan menimbulkan letupan kecemburuan sosial untuk masyarakat yang saat ini sedang dalam kondisi sulit.

Baca juga: Awal Mula Kasus Rafael Hingga Terungkap Berharta Rp56 Miliar

Meski demikian, peringatan tersebut bukan untuk pejabat pajak yang sedang viral belakangan ini, namun untuk pejabat kepolisian yang sebelumnya juga dikritik masyarakat.

Pada Oktober tahun 2022 lalu, Jokowi pernah memanggil para perwira tinggi (pati) Polri, Kapolda, dan Kapolres se-Indonesia. Salah satu hal yang disinggung Jokowi dalam pertemuan tersebut adala gaya hidup para pejabat Polri.

"Semua kapolda, kapolres, pejabat utama Polri harus tahu. Keadaan situasi seperti ini harus mengerti sehingga punya sense of crisis yang sama. Hati-hati dengan ini. Hati-hati," ujar Jokowi, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden RI.

"Oleh sebab itu, saya ingatkan, gaya hidup, lifestyle. Jangan sampai dalam situasi yang sulit, ada letupan-letupan sosial karena adanya kecemburuan sosial ekonomi," tambahnya. (Maria Elena/Hesti Puji Lestari)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.