Bursa Pantau Saham Gojek Tokopedia (GOTO), Belum Akan Suspensi

Saham GOTO sedang dalam pantauan BEI seiring dengan prinsip Bursa yang terus mengevaluasi saham yang memiliki volatilitas transaksi.

Jaffry Prabu Prakoso

13 Des 2022 - 10.35
A-
A+
Bursa Pantau Saham Gojek Tokopedia (GOTO), Belum Akan Suspensi

Warga menggunakan aplikasi GOTO. /Bisnis-Arif Gunawan

JAKARTA – Emiten teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) telah mengalami 11 kali beruntun auto rejection bawah (ARB) hingga kemarin, sehingga Bursa Efek Indonesia bakal melakukan evaluasi terhadap pergerakan sahamnya.

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna menerangkan bahwa belum ada pilihan upaya suspensi saham GOTO dalam waktu dekat. Namun, saham GOTO sedang dalam pantauan seiring dengan prinsip bursa yang terus mengevaluasi saham yang memiliki volatilitas transaksi.

"Terkait dengan suspensi perdagangan dikaitkan dengan volatilitas transaksi, dapat kami sampaikan bahwa Bursa selalu melakukan evaluasi atas perdagangan efek sebuah perusahaan tercatat, dengan mempertimbangkan kondisi perusahaan, keterbukaan informasi yang disampaikan, dan kondisi market secara keseluruhan," jelasnya, Senin (12/12/2022).


Pengemudi Gojek menunjukkan dua aplikasi milik PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Emiten dengan kode GOTO ini akan melakukan public expose insidentil. /Bisnis-Himawan L Nugraha 


Berdasarkan data, saham GOTO telah megalami penurunan harga hingga menyentuh Auto Reject Bawah (ARB) sejak 28 November 2022 hingga kemarin atau setara 11 hari perdagangan beruntun.

Sebagai informasi, lock up saham seri A untuk investor sebelum IPO telah berakhir pada tanggal 30 November 2022, sehingga pada 1 Desember 2022 jumlah saham yang dapat diperdagangkan menjadi 1.133.792.199.502 saham.

Atas penurunan harga saham GOTO dalam beberapa hari terakhir, BEI telah meminta penjelasan kepada Perseroan dan telah dijawab oleh Perseroan.

Baca juga: Antara Asa GOTO & Label Kinerja Saham Tekno Terburuk di Dunia

"Selain itu, Bursa juga telah meminta Perseroan untuk melaksanakan publik ekspose insidental dan telah dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2022. Hasilnya juga telah ditayangkan pada website Bursa," tambahnya.

Berdasarkan data, secara year to date IHSG mencatat kenaikan sebesar 2,03 persen. Sebagaimana diketahui, perubahan IHSG sebagian besar dipengaruhi oleh fluktuasi harga saham dari perusahaan yang memiliki market capitalization besar.

Per 9 Desember 2022, 10 perusahaan tercatat yang memiliki market capitalization terbesar adalah BBCA, BBRI, BMRI, BYAN, TLKM, ASII, TPIA, BBNI, UNVR, ICBP.

Baca juga: Asa Tersisa di Saham GOTO Usai Lock-Up Period Berakhir

Adapun, bobot saham GOTO terhadap IHSG per 9 Desember 2022 adalah 2,75 persen. Dengan demikian apabila saham GOTO turun sebesar 7 persen dalam satu hari, maka maka IHSG hanya akan turun sebesar 0,175 persen.

Sementara itu, GOTO masuk dalam papan ekonomi baru yang dibentuk bertujuan menyediakan papan pencatatan bagi perusahaan berbasis teknologi untuk menciptakan inovasi produk dan/atau jasa, yang memiliki kemanfaatan sosial luas dengan tingkat pertumbuhan tinggi.  


Papan Ekonomi Baru merupakan papan pencatatan yang setara dengan papan utama. Perusahaan dapat tercatat di Papan Ekonomi Baru jika perusahaan memenuhi ketentuan tercatat di Papan Utama dan memiliki karakteristik khusus yang ditentukan oleh Bursa. 

Dengan begitu, masuknya GOTO dalam papan ekonomi baru, tidak berkaitan langsung dengan pergerakan IHSG. (Rinaldi Mohammad Azka)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.