Capex Jumbo Telkom-XL Axiata demi Pengembangan Infrastruktur

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) jumbo.

Jaffry Prabu Prakoso

13 Feb 2023 - 20.24
A-
A+
Capex Jumbo Telkom-XL Axiata demi Pengembangan Infrastruktur

Petugas Telkomsel melakukan pemantauan kapasitas jaringan di salah satu daerah di Sumsel. istimewa

Bisnis, JAKARTA – Emiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) triliunan untuk pengembangan infrastruktur. 

XL Axiata menyampaikan akan mengalokasikan belanja modal untuk mendukung perluasan dan pengembangan infrastruktur jaringan sebagai salah satu fokus pertumbuhan EXCL.

"Untuk nilai capex tahun ini belum bisa kami sampaikan," kata Group Head Corporate Communication XL Axiata Retno Wulan, Jumat (10/2/2023).

Dia menuturkan bahwa serapan capex EXCL pada 2022 mayoritas telah digunakan untuk mendukung pengembangan jaringan.  Sebagaimana diketahui, XL Axiata menganggarkan belanja modal sebesar Rp9 triliun pada 2022. Hingga 9 bulan 2022, EXCL telah menyerap belanja modal sebesar Rp6,32 triliun.


Salah satu alokasi belanja modal tersebut adalah untuk pengembangan jaringan sebesar 70 persen dari total capex Rp9 triliun. 

Sementara itu, VP Corporate Communication Telkom Indonesia Andri Herawan Sasoko mengatakan outlook capex Telkom pada 2023 diproyeksikan berkisar 25 persen dari total pendapatan TLKM. 

"Anggaran belanja tersebut akan dialokasikan untuk pengembangan mobile, fixed broadband, maupun bisnis lain seperti data center, tower, dan sebagainya," kata Andri kepada Bisnis, Jumat (10/2/2023).

Adapun sumber pendanaan capex ini menurut Andri akan berasal dari internal maupun eksternal Telkom. Sebagaimana diketahui, target capex Telkom pada 2023 in serupa dengan 2022, yakni 25 persen dari pendapatan. Pada 2022, TLKM memperkirakan akan menganggarkan belanja modal sekitar Rp40 triliun. 

Hingga 9 bulan 2022, Telkom menyerap belanja modal sebesar Rp21,7 triliun, yang merepresentasikan 19,9 persen total pendapatan. Capex Telkom tersebut digunakan untuk menguatkan jaringan dan juga infrastruktur pendukung lainnya untuk meningkatkan kapasitas.

Capex juga diserap untuk peningkatan kualitas jaringan 4G lebih lanjut, roll out 5G, serta peningkatan sistem IT di bisnis mobile

Indosat Anggarkan Rp13 Triliun

Emiten telekomunikasi PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menganggarkan capex sebesar Rp13 triliun pada 2023. 

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan bahwa belanja modal difokuskan pada pembangunan jaringan di daerah Indonesia Timur. 

Pelanggan berada di gerai PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison di Jakarta, Rabu (28/9/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

"Nusa Tenggara akan menjadi prioritas Indosat. Bagaimana di daerah tersebut kualitas jaringan itu bisa dinikmati dengan baik," ujar Vikram dalam Media Update Indosat Full Year 2022, Senin (13/2/2023).  

Sementara itu, Chief Financial Officer Indosat Nicky Lee Chi Hung menuturkan bahwa fokus belanja modal Indosat pada tahun 2023 ini adalah untuk ekspansi digitalisasi dan pemerataan infrastruktur. 

"Kami akan fokus di jaringan di tempat yang sebelumnya belum ada jaringan, ada network roll out ke tempat yang sebelumnya belum ada jaringan IOH. Selain itu fokus juga ke customer experience," ucap Nicky. (Annisa Kurniasari Saumi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.