Free

Cara Melakukan Uji Kir Kendaraan

KIR merupakan kumpulan inspeksi atau tes untuk melakukan uji kendaraan bermotor sebagai tanda bahwa kendaraan tersebut layak digunakan secara teknis di jalan raya.

Redaksi

20 Mei 2024 - 14.05
A-
A+
Cara Melakukan Uji Kir Kendaraan

Ilustrasi uji kir. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — KIR yang dalam bahasa Belanda “KEUR” merupakan kumpulan inspeksi atau tes untuk melakukan uji kendaraan bermotor sebagai tanda bahwa kendaraan tersebut layak digunakan secara teknis di jalan raya.

Uji KIR dilakukan khususnya bagi kendaraan berplat kuning atau yang membawa angkutan penumpang dan barang. Uji KIR mobil biasanya dilakukan dengan beberapa tahapan tes uji yaitu tahap pra uji, Smoke tester, Play detector, Headlight tester, Side slip tester, Axle road, Brake tester, dan Speedometer tester.

Apabila kendaraan telah melalui seluruh tahapan uji di atas dan hasilnya dinyatakan baik, artinya kendaraan Anda aman dan layak untuk digunakan di jalan.

Aturan uji KIR pada kendaraan dibahas pada Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 53 ayat 1. Sedangkan pada ayat 2, tertulis mengenai kegiatan apa saja yang dilakukan saat pengujian KIR.  Kemudian, pada pasal 54 dan 55 hal-hal yang diujikan dan menjadi syarat uji kelayakan juga diatur.

Selain pada UU tersebut, uji KIR juga diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 133/ 2015. Permen ini mengatur tentang pengujian berkala kendaraan bermotor serta pengujian wajib yang dilakukan setelah mendapatkan STNK.

Setelah kendaraan melakukan uji KIR, maka kendaraan tersebut akan diberi surat hasil uji KIR. Surat hasil uji KIR ini hanya berlaku selama waktu enam bulan ke depan. Jadi, kendaraan perlu melakukan uji KIR sebanyak dua kali dalam waktu satu tahun.

Jika tidak melakukan uji KIR, maka kendaraan tersebut akan dikenakan sanksi secara bertahap. Terkait sanksi ini diatur dalam UU LLAJ pasal 76 ayat 1, yang mejelaskan ada empat sanksi yang diberlakukan apabila kendaraan tidak melakukan uji KIR, yaitu peringatan tertulis, pembayaran denda, pembekuan izin, dan pencabutan izin.

Adapun, untuk persyaratan dan cara melakukan uji kir telah dipaparkan pada laman resmi dinas perhubungan, isinya adalah sebagai berikut:

 

Syarat Pendaftaran Uji KIR :

1. Kendaraan dalam kondisi baik sesuai yang sudah disebutkan di atas.

2. Dokumen lengkap, BPKB dan STNK

3. Memiliki Ijin trayek untuk Angkutan Umum

4. Memiliki bukti pembayaran biaya uji

5. Memiliki sertifikat uji tipe/pengesahan rancangan bangun dan rekayasa kendaraan

6. Membawa kendaraan ke unit pelaksana pengujian

 

Cara Pendaftaran KIR Mobil dan Truk :

1. Mengunjungi loket pendaftaran uji KIR yang ada di sekitar wilayah Anda guna memenuhi syarat kendaraan yang sudah ditentukan

2. Lengkapi persyaratan administrasi

3. Penuhi persyaratan laik jalan

4. Bayar retribusi sesuai ketentuan yang berlaku

5. Melakukan Pra Uji, yaitu pengecekan kondisi kendaraan mobil dan truk

6. Pemasangan stiker.

 

(Reporter: Muhammad Fauzan) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.