Cara Memanaskan Mobil yang Jarang Dipakai

Sebagai sarana berkendara, mobil yang dianggurkan dalam waktu lama berisiko tidak sehat. Salah satu cara agar mobil yang jarang dipakai tetapi prima adalah dengan memanaskannya.

Fatkhul Maskur

9 Jan 2023 - 22.30
A-
A+
Cara Memanaskan Mobil yang Jarang Dipakai

Memanaskan mobil jarang dipakai merupakan cara terbaik untuk menjaga fungsi mesin dan komponen mobil agar tetap prima. Foto Daihatsu.

Bisnis, JAKARTA - Sebagai sarana berkendara, mobil yang dianggurkan dalam waktu lama berisiko tidak sehat. Salah satu cara agar mobil yang jarang dipakai tetapi prima adalah dengan memanaskannya.

Memanaskan mobil dengan cara menghidupkan mesin dalam beberapa waktu ini penting dilakukan untuk menjaga agar fungsi onderdil atau komponen pada mobil tetap berfungsi secara baik, terutama pada sistem penggerak.

Aki, misalnya. Apabila mobil tidak dihidupkan dalam waktu yang lama bisa membuat daya pada aki berkurang. Dampaknya, mobil tak mau di-starter. Oleh karena itu penting untuk menjaga daya aki dengan cara mesin dihidupkan.

Menghidupkan mesin juga berfungsi menjaga minyak oli tetap melumasi komponen mesin. Sebab, mesin yang diam dan dingin akan membuat pelumas turun. Dampaknya mesin menjadi kering. Pelumas berfungsi mengurangi gesekan antarlogam dan keausan pada komponen mesin.

Berikut ini lima cara memanaskan mobil yang jarang dipakai versi Auto2000.

1. Durasi 

Durasi memanaskan mobil tergantung pada teknologi mesin yang ada pada mobil tersebut. Pada mobil dengan mesin karborator atau berteknologi lawas, pemanasan mesin mobil perlu sekitar 10-15 menit. Adapun pada mobil bermesin injeksi cukup 5 menit saja.

2. Jendela mobil

Mobil yang jarang dipakai kemungkinan memiliki sirkulasi udaran yang buruk. Oleh karena itu, membuka jendela saat memanaskan mobil akan membuat sirkulasi udara tetap bersih dan sehat.

3 Pedal gas

Jangan menginjak pedal gas saat mobil dipanaskan mesinnya. Biarkan saja mesin mobil mencapai putaran idle hingga indikator temperatur mesin naik. Menekan pedal gas saat mobil dipanaskan hanya berdampak pada pemborosan bahan bakar.

4. Lokasi 

Memanaskan mobil sebaiknya dilakukan di tempat yang terbuka. Hal ini agar gas buang dari knalpot mobil tidak masuk ke dalam kabin. Apabila dipanaskan di dalam garasi, sebaiknya pintu garasi dibuka agar ada sirkulasi udara.

5. Cek kondisi

Sembari menunggu mobil dipanaskan, Anda dapat mengecel kondisi keseluruhan mobil melalui panel instrument. Pastikan semua komponen berfungsi dengan baik dengan cara mengamati sejumlah indikator pada dashboard.  

Selain itu, seperti dilansir Daihatsu, ada dua hal penting lainnya yang perlu dilakukan.

6. AC

Saat memanaskan mesin mobil sebaiknya tidak langsung menghidupkan AC. Hal ini lantaran kipas radiator akan ikut mendinginkan mesin ketika AC dihidupkan. Dampaknya, proses pemanasan mesin mobil akan lebih lama.

7. Ubah posisi parkir 

Memindahkan posisi parkir ini  untuk mencegah perubahan bentuk ban menjadi penyok di salah satu bagian karena terlalu lama menopang beban mobil di satu titik saja.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Fatkhul Maskur

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.