Cara TikTok-Tokopedia Menepis Monopoli Data

TikTok-Tokopedia memisahkan masing-masing akun pengguna untuk menghindari monopoli data.

Rika Anggraeni

4 Apr 2024 - 20.54
A-
A+
Cara TikTok-Tokopedia Menepis Monopoli Data

Warga mengakses aplikasi Tiktok di Jakarta. Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis, JAKARTA — Tokopedia mulai memisahkan akun media sosial TikTok dengan akun ketika berbelanja di Shop Tokopedia. Saat ini, Shop Tokopedia berada di dalam aplikasi TikTok.

Presiden Tokopedia Melissa Siska Juminto mengatakan bahwa pemisahan akun pengguna (user ID) TikTok dengan akun e-commerce Shop Tokopedia dilakukan perusahaan untuk memenuhi dan menyesuaikan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2021 (Permendag 31/2023).

Dalam aturan Permendag 31/2023, Melissa menjelaskan bahwa platform perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) yang salah satunya adalah Tokopedia, tidak boleh terjadi penyalahgunaan penguasaan data pengguna yang mengakibatkan persaingan tidak sehat.

Baca juga: Mengintip Rampungnya Pertalian Migrasi Tokopedia dan Tiktok Shop

“Kalau dulu mungkin [user] ID-nya TikTok sudah sama seperti [user] ID TikTok Shop. Sekarang user ID TikTok punya sendiri, dan user e-commerce [Shop Tokopedia] pun punya sendiri. Dengan memisahkan user ID, data itu akan bisa diminitasi secara sistem,” kata Melissa dalam Diskusi Media Update Perkembangan Masa Transisi TikTok dan Tokopedia di Jakarta, Rabu (3/4/2024).

Dengan adanya pemisahan akun antara Shop Tokopedia dengan TikTok, Melisa menjelaskan bahwa pihaknya membuat pengaturan privasi yang tertanam di fitur Shop Tokopedia.

“Pengguna kalau tidak mau data behavior yang ada di TikTok dibagikan untuk e-commerce Shop Tokopedia, dia bisa mematikan fitur ini,” jelasnya.



Melissa mengaku bahwa pemisahan akun ini menjawab kabar monopoli data yang beredar. “Ya benar, jadi user ID terpisah. Jadi saat user ID dipisahkan, jadi privasi setting-nya pun bisa berbeda terhadap sosial medianya [TikTok],” imbuhnya.

Lebih lanjut, Melissa menyampaikan, jika mode privasi di Shop Tokopedia dimatikan, pengguna tidak akan bisa melihat rekomendasi produk Shop yang disesuaikan dengan data di halaman utama Shop Tokopedia. Alhasil, tampilan Shop Tokopedia hanya menyediakan konten belanja yang sama dengan pengguna lain. 

Baca juga: Migrasi Tiktok Shop ke Tokopedia, Akun Belanja dan Data TikTok Dipisah

“Dan kalau sedang nonton live di TikTok, sebenarnya [pengguna] nggak bisa belanja,” tambahnya.

Melissa menambahkan, meski mode privasi ini dimatikan, pengguna masih akan tetap melihat konten iklan bersponsor di platform TikTok. “Kalau memang bukan sponsored content nggak akan bisa, sama juga dengan Shop Tokopedia di dalam TikTok,” terangnya.

Di samping itu, Melissa menyampaikan bahwa pilihan mode privasi di Shop Tokopedia ini juga dilakukan untuk menyesuaikan preferensi dan kebutuhan pengguna.

“Kalau mereka tidak mau [data TikTok muncul di Shop Tokopedia] tinggal dimatikan. Tapi kalau memang mau belanja lebih relevan [dengan data TikTok], tinggal menyalakan kembali. Jadi secara pengaturan kami berikan preferensi ke pengguna,” tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.