CIMB Niaga (BNGA) Ramaikan Pasar Paylater, Rilis Pertengahan Tahun

Dua perbankan raksasa di Tanah Air, yakni Bank BCA dan Bank Mandiri telah merambah ke segmen paylater lebih dulu.

Arlina Laras

25 Apr 2024 - 16.40
A-
A+
CIMB Niaga (BNGA) Ramaikan Pasar Paylater, Rilis Pertengahan Tahun

Warga mengambil uang di ATM CIMB Niaga. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis, JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) bakal meramaikan pasar paylater melalui aplikasi OCTO Mobile. Fitur tersebut bakal meluncur pada rentang Juni—Juli 2024 

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi mengatakan bahwa fitur tersebut telah melewati tahap awal piloting. Saat ini sedang dalam tahap pengujian alias testing yang lebih menyeluruh sampai akhirnya diluncurkan secara resmi.

Paylater CIMB Niaga sempat dikabarkan bakal meluncur pada April 2024, akan tetapi libur panjang pada April 2024 menjadi penyebab melesetnya peluncuran fitur ini.

Baca juga: Respons Positif Menaikkan Batas Pinjaman Produktif Industri Pinjol

“Lalu, kenapa jadinya Juni dan Juli? Karena kita ingin acceptance-nya tidak hanya di e-commerce, tapi juga di QR,” ujarnya pada Bisnis, Rabu (24/4/2024).

Meski layanan paylater akan dirilis secara resmi ke publik dalam waktu dekat, pria yang kerap disapa Dede ini menyebut perusahaan masih memiliki rencana untuk melakukan pengembangan lanjutan. Termasuk membuat paylater dapat digunakan untuk transaksi dalam negeri dan luar negeri.

Hadirnya, peluncuran fitur buy now pay later milik CIMB Niaga sendiri terdorong atas tingginya kebutuhan anak muda dalam mencari kemudahan akses dalam satu aplikasi.  

"Mulai dari tabungan, paylater, kartu kredit, e-money ada di satu aplikasi. Maka ini akan memudahkan nasabah agar tidak lupa membayar tagihan, karena bisa autodebet," kata Dede beberapa waktu lalu.

 

 

Sebagai informasi, dua perbankan raksasa di Tanah Air, yakni PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) telah merambah ke segmen paylater.  

BCA misalnya yang mencatat kinerja bisnis buy now pay later (paylater) perseroan moncer selama kuartal I/2024. Tercatat, sudah ada 89.000 customer yang terdaftar sebagai nasabah paylater BCA, tumbuh 70% dari 52.500 customer pada Desember 2023. 

Direktur BCA Santoso mencatat outstanding mengalami peningkatan mencapai Rp185 miliar pada Maret 2024, naik 61% dari Rp115 miliar pada Desember 2023.

Plafon juga mengalami kenaikan yang baik dari Rp395 miliar [Desember 2023] menjadi Rp597 miliar, [tumbuh] sekitar 51%,” ujarnya dalam Paparan Kinerja Kuartal I/2024, Senin (22/4/2024) 

Seiring dengan meningatnya jumlah pinjaman, kualitas kredit perseroan pada produk paylater tetap terjaga. Pada posisi Maret 2024 berada pada level 0,47%  

Baca juga: Siap-Siap! CIMB Niaga (BNGA) Bakal Rilis Paylater pada Juni 2024

“Ini menunjukkan bahwa kita terus menjaga dan prudent, karena kualitas dan juga pertumbuhan portofolio sama-sama baik,” imbuhnya.  

Santoso menyebut paylater  ditujukan bukan untuk mendapatkan cash, akan tetapi untuk menjaga cashflow apabila seorang individu memiliki suatu kebutuhan bersifat konsumtif dengan cara mencicil. 

BCA membuat produk paylater untuk menjadi alternatif nasabah lantaran kebijakan persetujuan kartu kredit saat ini yang masih ketat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.