Daftar BUMN yang Kebagian PMN dalam Bentuk Barang Milik Negara

Kementerian Keuangan memberikan Penyaluran Modal Negara (PMN) kepada delapan BUMN dalam bentuk barang milik negara.

Amanda Kusumawardhani

23 Sep 2022 - 17.18
A-
A+
Daftar BUMN yang Kebagian PMN dalam Bentuk Barang Milik Negara

Kementerian BUMN. Antarafoto

JAKARTA – Kementerian Keuangan memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam bentuk Barang Milik Negara (BMN) atau bukan dalam bentuk tunai bagi delapan BUMN.

Nantinya, delapan BUMN tersebut akan mendapatkan aset berupa tanah maupun dalam bentuk aset lainnya yang diatur dalam pasal 46 Undang-Undang (UU) No. 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara.


Pekerja menata tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) di salah satu agen LPG di Jakarta, Senin (11/7/2022). Bisnis/Suselo Jati


Lalu berdasarkan pasal 55 Peraturan Pemerintah (PP) No. 27/2014 mengenai Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah dan telah diubah menjadi PP Nomor 28 tahun 2020 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 111/PMK.06/2016.

Di situ disebutkan bahwa untuk pemindahtanganan melalui penyertaan modal BMN berupa tanah dan atau bangunan maupun selain tanah atau bangunan yang nilainya lebih dari RP 100 miliar, maka dilakukan sesudah mendapat persetujuan DPR.


Baca juga: Askrindo Resmi Garap KUR dan Kredit Konstruksi Bank Kalteng


“Untuk PMN yang berasal dari non tunai atau dari barang milik negara ini diatur juga dalam UU APBN kita,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (22/9/2022).

Sri menjelaskan bahwa BUMN tersebut adalah PT. Bio Farma (Persero), PT. Hutama Karya (Persero), Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi (AirNav) Indonesia, Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta, PT. Varuna Tirta prakasya (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pertamina (Persero), dan PT Sejahtera Eka Graha.

Kemudian, Menkeu juga menyebutkan bahwa beberapa BUMN yang akan mendapatkan PMN BMN yang bernilai diatas Rp100 miliar.


Baca juga: Rayuan Erick Thohir demi PMN BUMN 2023 yang Lebih Tebal


“PT Bio Farma [Persero] mendapatkan Rp68 miliar jenis barang milik negara untuk rencana penggunaannya berupa peralatan dan bangunan eks fasilitas flu burung dan alat kesehatan berupa kit diagnostik penyakit yang dimanfaatkan oleh PT Biofarma untuk fasilitas produksi vaksin dan alat diagnostik penyakit,” ujarnya.

Selain itu, terdapat juga PT Hutama Karya (persero), Perum LPPNPI/AirNav Indonesia, Perum PPD, PT Varuna Tirta Prakasya (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pertamina (Persero), serta PT Sejahtera Eka Graha.


Foto udara suasana di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Senin (12/9/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti


“Untuk Sejahtera Eka Graha mendapatkan Rp 558,617 miliar ini adalah mendapatkan tanah aset properti eks-BPPN untuk ditingkatkan value dari aset tersebut dan untuk menciptakan multiplayer effect terhadap perekonomian Bogor dan pengembangan kawasan Danau Bogor Raya,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.