Daikin Bangun 2 Pabrik di Cikarang, Investasi Rp6 Triliun

PT Daikin Airconditioning Indonesia membangun dua unit pabrik air conditioner sekaligus di Cikarang, Jawa Barat, dengan investasi mencapai Rp6 triliun.

Fatkhul Maskur

7 Sep 2023 - 18.02
A-
A+
Daikin Bangun 2 Pabrik di Cikarang, Investasi Rp6 Triliun

DAIKIN Indonesia pilih menara Astra sebagai kantor barunya. - Foto Daikin

Bisnis, JAKARTA — PT Daikin Airconditioning Indonesia membangun dua unit pabrik air conditioner sekaligus di Cikarang, Jawa Barat, dengan investasi mencapai Rp6 triliun.

Mengusung konsep ramah lingkungan dan modern, pembangunan kedua pabrik tersebut merupakan bagian dari investasi strategis Daikin mendukung pencapaian target netralitas karbon Indonesia 2060.

"Selain fokus pada pengembangan produk, Daikin juga terus mempromosikan semangat mencapai netral karbon pada pembangunan pabriknya di Cikarang," kata Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia Shinji Miyata, Rabu (6/9/2023).

Daikin membangun fasilitas produksinya di Greenland International Industrial Center (GIIC) di Bekasi, Jawa Barat. Kedua pabriknya itu dibangun di atas areal seluas 20 hektar.

Pabrik pertama mencakup areal seluas 47.000 meter persegi dengan nilai investasi Rp3,3 triliun, adapun pabrik yang kedua seluas 53.000 meter persegi dengan nilai investasi mencapai Rp2,7 triliun.

“Jadi total investasi Daikin Indonesia mencapai Rp6 triliun untuk dua pabrik seluas 20 hektar di wilayah Cikarang Jawa Barat,” ujar Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia & PT Daikin Industries Indonesia, Budi Mulia.

Budi Mulia menjelaskan pabrik Daikin nantinya hanya akan memproduksi AC inverter yang hemat listrik dengan refrigeran R32 yang lebih ramah lingkungan.

Pabrik pertama akan dioperasikan pada akhir 2024, sementara itu pabrik kedua akan dioperasikan pada 2028.

Rencananya, Factory 1 akan memiliki kapasitas produksi 1,5 juta unit AC untuk rumah tangga per tahun. Adapun Factory 2 maksimum 500.000 set AC rumah tangga dan 200.000 set AC komersial.

Dia juga menjelaskan kedua pabrik Daikin mengusung konsep ramah lingkungan dan mengadopsi teknologi Internet of Things (IoT) dan artificial intelligence (AI) yang sedang marak diterapkan di sejumlah pabrik di Indonesia.

PRODUKSI LOKAL

Penetrasi pasar Daikin dengan membangun pabrik di Indonesia diproyeksikan meningkatkan kompetisi di pasar pengondisi udara, terutama di segmen AC inveter.

Sebelumnya, beberapa merek pabrikan elektronik juga telah membangun pabrik AC inverternya, seperti Panasonic, Sharp, dan LG.

AC inverter memiliki kompresor dengan kecepatan variabel, sedangkan AC non-inverter memiliki kompresor dengan kecepatan tetap.

Kompresor kecepatan variabel lebih hemat energi daripada kompresor kecepatan tetap dan juga menghasilkan lebih sedikit kebisingan.

Panasonic yang telah membuat produk AC di Indonesia sejak 1974, mulai memproduksi pengondisi udara inverter pada Nopember 2021. Pabriknya ini merupakan hasil relokasi pabrik dari Malaysia.

Sharp meresmikan operasi pabrik AC-nya di Karawang, Rabu (23/8/2023). Fasilitas produksi yang dibangun sejak Februari 2022 ini dirancang memiliki kapasitas pada tahun pertama sebanyak 900.000 unit per tahun.

LG Electronics, yang telah memproduksi AC di Indonesia sejak Oktober 2019, memperluas kapasitas produksi   dengan membangun pusat produksi unit outdoor AC Multi V kategori Variable Refrigerant Flow (VRF).

“Kami merencanakan dapat memulai produksi pada kuartal keempat 2023,” ujar Amirul Setiya Adi, Manufacturing Team Leader of LG Electronics Indonesia for Tangerang Factory, Selasa (23/5/2023).

Daikin juga memutuskan untuk mulai melakukan produksi lokal dengan membangun pabriknya di Cikarang pada akhir 2022, setelah lebih dari 52 tahun masuk pasar Indonesia dengan mengandeng mitra penjual dan penyedia layanan aftersales. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Fatkhul Maskur

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.