Dampak Pemindahan Kawasan Industri Pulogadung JIEP

Rencana pemindahan Kawasan Industri Pulogadung Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) ke Subang, Jawa Barat dikhawatirkan akan memicu pemutusan hubungan kerja atau PHK massal.

Nindya Aldila

3 Feb 2023 - 15.11
A-
A+
Dampak Pemindahan Kawasan Industri Pulogadung JIEP

Kawasan industri Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) (Dok. istimewa)

Bisnis, JAKARTA - Rencana pemindahan Kawasan Industri Pulogadung Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) ke Subang, Jawa Barat dikhawatirkan akan memicu pemutusan hubungan kerja atau PHK massal.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Sanny Iskandar pada Kamis (3/2/2023). Kendati masih ada kemungkinan perusahaan mempertahankan para pekerjanya, kemungkinan besar banyak karyawan merasa keberatan terkait lokasi baru pabrik, sehingga akan memicu pengunduran diri.

“Mungkin ya kalau perusahaan menyediakan akomodasi [untuk pindah] ya karyawannya sendiri kesediaannya bagaimana, atau mungkin diarahkan untuk mengundurkan diri bisa saja,” ujar Sanny saat ditemui di gedung Krakatau Jakarta.

Saat ini, belum ada waktu pasti untuk pemindahan kawasan industri yang berada di Jakarta Timur tersebut karena masih menunggu kepastian dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Keputusan relokasi bergantung pada upaya penyesuaian pada tata ruang di Jakarta Timur.

Meskipun demikian, Sanny menyebut, pemindahan ini akan dilakukan secara berkala. Selain itu, juga akan dilakukan kajian terkait dampak relokasi kawasan industri terhadap karyawan.

Perlu diketahui, rencana tersebut didorong oleh integrasi kawasan industri Pulogadung sehingga dapat memenuhi kriteria berwawasan lingkungan.

Rencana ini pun disambut baik oleh Direktur Utama JIEP, Landi Rizaldi Mangaweang. Dia mengatakan, langkah dan rencana Kementerian BUMN dan Pemprov DKI Jakarta tersebut sejalan dengan rencana Remasterplan Kawasan Industri Pulogadung yang telah dicanangkan dalam rencana jangka panjang perusahaan oleh JIEP.

Sanny mengingatkan bahwa rencana pemindahan JIEP ini harus memperhatikan berbagai aspek, seperti dari segi manajemen juga kelengkapan infrastruktur dan utilitas.

“Yang penting ya hal-hal yang berdasar ya mengenai masalah kelengkapan infrastruktur dan utilitas, tapi yang penting manajemen dan layanan kepada para investor itu,” kata Sanny.

Terlebih, menurut Sanny, pemindahan JIEP ini tergolong dibutuhkan untuk tata kelola ruang Jakarta yang lebih baik. Jakarta, kata Sanny lebih cocok untuk diisi dengan area komersial, pemukiman, serta pendidikan. Bukan kawasan industri.

(Widya Islamiati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.