Dampak Percepatan Program BBM Satu Harga, Akses Jadi Mudah

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasfrif meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk mempercepat pembangunan penyalur BBM Satu Harga tahun ini, mengingat pada 2024 ditargetkan ada 583 penyalur BBM Satu Harga.

Stepanus I Nyoman A. Wahyudi

9 Okt 2023 - 13.34
A-
A+
Dampak Percepatan Program BBM Satu Harga, Akses Jadi Mudah

Pengangkutan BBM hingga ke daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Pemerintah senantiasa menyalurkan energi hingga ke pelosok negeri dengan memastikan kesetaraan harga, melalui Program BBM Satu Harga. Dok. Pertamina

Bisnis, JAKARTA — Sejak diluncurkan pada 2017 lalu, program BBM Satu Harga telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kemudahan dan kelancaran akses energi hingga ke pelosok negeri ini.

Dampak percepatan program BBM Satu Harga hingga Agustus 2023 bahkan telah diwujudkan dalam bentuk 461 penyalur BBM yang tersebar di sejumlah wilayah. Secara terperinci, setidaknya sudah ada 70 penyalur di Sumatra, 101 penyalur di Kalimantan, 3 penyalur  di Jawa dan Madura, 2 penyalur di Bali, 48 penyalur di Sulawesi, 80 penyalur di Nusa Tenggara, serta 157 penyalur di Papua. 

Sejalan dengan itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasfrif meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk mempercepat pembangunan penyalur BBM Satu Harga tahun ini, mengingat pada 2024 ditargetkan ada 583 penyalur BBM Satu Harga.

Baca juga: Bareskrim Polri Ungkap Penyelewengan 501.730 Liter Pertalite

Tenaga Ahli Menteri Bidang Tata Kelola Hilir Migas Mulyono mengatakan kementeriannya menargetkan sebanyak 89 penyalur BBM Satu Harga dapat terbangun hingga akhir tahun ini. Selanjutnya, target itu akan bertambah ke depannya, yakni ditetapkan sebanyak 71 penyalur pada tahun depan. 

“Pembangunan penyalur BBM Satu Harga memerlukan dukungan para pihak, seperti pemerintah pusat, daerah, dan badan usaha,” kata Mulyono seperti dikutip dari siaran pers, Minggu (8/10/2023). 

Sebelumnya, BPH Migas mengadakan Rapat Koordinasi Percepatan Program BBM Satu Harga Tahun 2023-2024 untuk Wilayah Maluku, Papua di Ambon, Maluku, Kamis (5/10/2023). 

Direktur BBM BPH Migas Sentot Harijady Bradjanto Tri Putro menyampaikan rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala BPH Migas kepada 36 Bupati untuk akselerasi program BBM Satu Harga di sejumlah daerah. 

Baca juga: Kala Inflasi Dibakar Bahan Bakar, BBM dan LPG Subsidi Dijaga

“Pemerintah daerah turut serta memecahkan permasalahan dan mencari solusi yang tepat dan bijak serta ada tata waktu yang disepakati bersama dalam merencanakan percepatan tersebut,” kata Sentot.


Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Tenggara Nicodemus Ubro menyampaikan untuk wilayah Kei Besar Selatan Barat dan Kei Besar Utara Timur sudah ada calon mitra dan surat rekomendasi Bupati, selanjutnya akan diarahkan kepada calon mitra untuk memulai pengajuan persyaratan dan perizinan.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian & SDA Maluku Barat Daya Imanuel J. Maupala menyebutkan bahwa untuk Kecamatan Masela dan Kecamatan Mdona Hiera belum ada calon mitra mengingat ada kendala pada akses jalan, sarana fasilitas listrik, dan transportasi darat yang minim.

Sebagai gambaran, pada awal pelaksanaan program tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Peraturan Menteri (Permen) No. 36/2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan Secara Nasional.

Baca juga: Menyelisik Misi Pertamina di Balik Wacana Penghapusan Pertalite

Beleid tersebut mengamanatkan Badan Usaha penyalur BBM mendirikan penyalur di lokasi tertentu yaitu lokasi-lokasi yang belum terdapat penyalur jenis BBM tertentu dan jenis BBM khusus penugasan, sehingga masyarakat dapat membeli BBM dengan harga jual eceran yang ditetapkan pemerintah.

Dengan demikian, masyarakat yang berada di ujung negeri sekalipun bisa menikmati harga yang sama. Padahal, sebelum adanya program ini masyarakat di daerah pelosok terpaksa harus membayar harga BBM lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain bahkan bisa 10—15 kali lipat dari harga yang ada di Pulau Jawa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.