DAMRI dan PPD Dapat Restu Merger dari Jokowi

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa restu diberikan Presiden Jokowi untuk menyatukan dua BUMN angkutan umum, yakni Perusahaan Umum (Perum) DAMRI dan Perum PPD.

Jaffry Prabu Prakoso

27 Des 2022 - 14.30
A-
A+
DAMRI dan PPD Dapat Restu Merger dari Jokowi

Bus Damri. /Bisnis

JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan restu untuk menyatukan dua BUMN angkutan umum, yakni Perusahaan Umum (Perum) DAMRI dan Perum PPD. Ini merupakan upaya strategis menyehatkan kedua perusahaan tersebut.

Menteri BUMN Erick Thohir mengemukakan bahwa merger kedua perum ini merupakan aksi korporasi yang didasari oleh kondisi bisnis keduanya yang ekuivalen. Penyatuan menjadi langkah terbaik agar kedua perum tersebut tidak tumpang tindih akibat memiliki fokus bisnis yang sama.

Erick meyakini penggabungan tersebut akan memperkuat kondisi perusahaan. Perusahaan hasil penggabungannya nanti dapat lebih fokus pada upaya maksimal untuk meningkatkan kinerja dan perluasan pasar ke depan.


Menteri BUMN Erick Thohir memberikan sambutan saat acara pelepasan tim Jelajah BUMN 2022 di Jakarta, Rabu (14/9/2022). Bisnis/Arief Hermawan P


"Kebetulan keduanya terdampak oleh pandemi Covid-19. Penggabungannya nanti lebih memperkuat daya jangkau dan memperluas jaringan," ujarnya, Selasa (27/12/2022).

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmojo menerangkan bahwa Kementerian BUMN mengusulkan agar DAMRI mendapat PMN pada 2023 sebesar Rp870 miliar. 

Baca juga: Saat Jokowi Bicara Target Penyelesaian LRT - Kereta Cepat

DAMRI akan menjalankan penugasan dan pengembangan usaha dalam penyediaan armada jalur perintis, kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN), armada bus listrik perkotaan melalui buy the service, serta meningkatkan kapasitas bisnis perusahaan.

"Damri juga cukup lama tidak terima PMN, ini untuk perintis karena cukup banyak penugasan dari Kemenhub untuk daerah-daerah baru, termasuk mereformasi bus listrik di kota besar, seperti di Jakarta, Medan, dan Surabaya. Pelan-pelan kota-kota ini akan melakukan konversi seluruh busnya jadi bus listrik," tambah pria yang disapa Tiko itu.

Baca juga: Semringah Sektor Transportasi Manfaatkan Ceruk Libur Natal

Penggabungan Damri dan PPD tercantum dalam Keputusan Presiden No.25/2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023. Menteri BUMN Erick Thohir memprakarsai peraturan pemerintah untuk penggabungan Perum Damri dan Perum PPD.


Armada Bus PPD. /PPD


"Pengaturan mengenai penggabungan Perum PPD ke dalam Perum DAMRI oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Menteri Keuangan sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan," demikian diatur dalam Keputusan Presiden tersebut. (Rinaldi Mohammad Azka)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.