Dari Mie Kocok hingga Gudeg, Ini Rekomendasi Kuliner Non-Pantura

Berikut daftar rekomendasi kuliner jalur mudik nonpantura yang bisa Anda cicipi bersama keluarga

Emanuel Berkah Caesario

27 Apr 2022 - 17.00
A-
A+
Dari Mie Kocok hingga Gudeg, Ini Rekomendasi Kuliner Non-Pantura

Penjual gudeg Sudarmi mengenakan pelindung wajah melayani pembeli di kawasan Demangan, DI Yogyakarta, Jumat (29/5/2020)./Antara

Bisnis, JAKARTA — Bagi Anda yang mudik melalui jalur nonpantai utara Jawa atau nonpantura, ada sejumlah referensi kuliner yang bisa Anda cicipi selama perjalanan. Kuliner ini sudah dikenal luas di masyarakat dan dikenal dengan cita rasanya yang menggoda lidah.

Berikut daftar rekomendasi kuliner jalur mudik nonpantura yang bisa Anda cicipi bersama keluarga:

 

1. Mie Kocok Bandung (Bandung)

Mie kocok dapat dijumpai di berbagai sudut kota Bandung. Mie kocok adalah hidangan mi yang berkuah kaldu sapi dan terdiri atas mi kuning yang disajikan dalam kuah kaldu sapi kental, irisan kikil, taoge, bakso, jeruk nipis, dan ditaburi irisan seledri, daun bawang, dan bawang goreng.

 

2. Bakmie Nyemek (Banyumas)

Menu yang disajikan yaitu Mie Nyemek, Mie Rebus/ Goreng, Nasi Goreng, Bihun Rebus/ Goreng, Ayam Goreng Sambal Lalap. Bakmi Nyemek ini berisi mie yang dicampur ayam suwir, telor, ati ampela. Tiap menu yang disajikan dijual dengan harga Rp25.000 hingga Rp30.000.

 

3. Dawet Ayu (Purworejo)

Dawet ayu ini terdiri dari santan, dawet, tape, dan gula jawa. Ada dua macam dawet yang dijual yaitu dawet ayu berbahan dasar tepung beras dan dawet ireng yang dibuang dari sagu. Dalam sehari terjual hingga mencapai 300 porsi. Seporsi dawet plus tape dijual dengan harga Rp7.000.

 

4. Gudeg (Jogjakarta)

Gudeg Jogja memang sudah menjadi ciri khas dari kota Jogja. Gudeg terbuat dari nangka yang biasanya diracik dengan sambal goreng krecek, telur pindang, dan areh. Harganya pun sangat bervariatif dan bisa menyesuaikan dengan selera anda mulai dari yang manis hingga yang pedas.


Guna memantau kelancaran dan kesiapan infrastruktur saat arus mudik, Bisnis Indonesia kembali menggelar Jelajah Lebaran 2022 setelah absen pada 2020 dan 2021.

Bisnis Indonesia Jelajah Lebaran 2022 dilaksanakan pada Rabu (27/4) hingga Rabu (4/5). Jelajah Lebaran 2022 dilakukan dengan perjalanan melalui dua rute.

Pertama, untuk rute Jawa-Bali  dilaksanakan dengan menyusuri jalan tol Trans Jawa dan dilanjutkan menyisir jalur pantai utara (pantura) menuju Banyuwangi dan dilanjutkan penyeberangan ke Bali. Kedua, untuk rute Sumatra  melalui jalan tol Trans Sumatra dari Lampung hingga Dumai, Riau.

(Reporter: Robby Fathan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.