Di Balik Kebijakan Malaysia Naikkan Harga Solar Hingga 50%

Pemerintah Malaysia memutuskan langkah reformasi fiskal dengan mencabut subsidi BBM berjenis diesel atau solar yang akan berimbas pada kenaikan harga hingga 50%.

Aprianto Cahyo

10 Jun 2024 - 13.32
A-
A+
Di Balik Kebijakan Malaysia Naikkan Harga Solar Hingga 50%

Ilustrasi Freepik

Bisnis, JAKARTA - Pemerintah Malaysia memutuskan langkah reformasi fiskal dengan mencabut subsidi BBM berjenis diesel atau solar yang akan berimbas pada kenaikan harga hingga 50%. 

Keputusan ini diikuti dengan tagihan subsidi solar yang meningkat 10 kali lipat dari tagihan pada 2019 senilai 1,4 miliar ringgit (Rp4,8 triliun) menjadi 14,3 miliar (Rp49,4 triliun) pada 2023. 

Pemerintahan Perdana Menteri Anwar Ibrahim, yang menargetkan memangkas defisit fiskal tahun ini menjadi 4,3% dari produk domestik bruto (PDB), berada di bawah tekanan untuk menghapuskan subsidi yang luas sebagai bagian dari reformasi yang diawasi dengan ketat oleh para investor.

Menteri Keuangan Kedua Amir Malaysia Hamzah Azizan mengatakan BBM jenis solar akan ditetapkan pada harga pasar yang akan ditetapkan setiap minggu di Semenanjung Malaysia. Harga solar eceran akan tetap disubsidi di negara bagian Sabah dan Sarawak di Malaysia Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.