Di Balik Rencana Xiaomi Produksi Mobil Listrik Awal 2024

Setelah merilis rencana sekitar 3 tahun lalu, Xiomi akhirnya memastikan produksi mobil listriknya mulai pada awal 2024, menyusul persetujuan dari perencanaan negara China. Xiaomi merencakan dalam produksi mobil tahun depan mencapai 100.000 unit mobil listrik

Fatkhul Maskur

24 Agt 2023 - 20.10
A-
A+
Di Balik Rencana Xiaomi Produksi Mobil Listrik Awal 2024

Charging mobil listrik. - BID

Bisnis, JAKARTA - Setelah merilis rencana sekitar 3 tahun lalu, Xiomi akhirnya memastikan produksi mobil listriknya mulai pada awal 2024, menyusul persetujuan dari perencanaan negara China. Xiaomi merencakan dalam produksi mobil tahun depan mencapai 100.000 unit mobil listrik 

Dilansir dari Reuters (23/8/2023), Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC), yang mengatur investasu baru dan kapasitas produksi otomotif China telah menyetujui produksi mobil listrik kepada Xiaomi.

Sejak 2017 lalu, Xiaomi telah mengajukan rencana produksi mobil listrik yang baru disetujui sekarang ini. Meskipun begitu usaha ini masih membutuhkan izin dari Kementrian Perindustrian dan Informasi (MIIT), yang menilai produsen dan mobil baru untuk persyaratan teknis dan keselamatan.

Xiaomi akan memasuki sektor manufaktur mobil China di tengah persaingan harga mobil listrik di pasaran.

Xiaomi telah menjanjikan investasi sebesar US$10 miliar selama satu dekade untuk bisnis mobil dan produksi mobil pertamanya yang ditarget pada awal tahun depan.  Namun, terdapat keraguan terkait prospek mobil listrik yang tengah surplus produksi.

Bahkan, rencana Tesla untuk memperluas pabriknya di Shanghai pun masih belum mendapatkan persetujuan. Terlebih lagi, produsen mobil mewah asal AS, Lucid Group juga tertarik untuk membuat mobil di China yang disangsikan mendapatkan persetujuan.

Xiaomi sebagai merek ponsel pintar terbesar ketiga di dunia tidak menanggapi komentar apa pun, NDRC dan MIIT juga tidak menanggapi soal rencana tersebut. Sumber-sumber tersebut menolak disebutkan namanya karena bersifat pribadi.

Xiaomi terus tancap gas untuk usaha ini, mereka akan menyelesaikan pembangunan fasilitas pabrik untuk memproduksi mobil sebanyak 200.000 unit per tahun di Beijing, menurut sebuah laporan dari surat kabar milik pemerintah Beijing Daily, Juli lalu.

“Xiaomi merencakan dalam produksi mobil tahun depan mencapai 100.000 unit mobil listrik,” kata salah satu sumber. 


KEUNGGULAN KOMPETITIF

Rencana Xiomi masuk ke bisnis mobil listrik telah diumumkan pada Rabu (31/3/2021). Rencana perusahaan peralatan pintar China itu diungkapkan oleh sang CEO Lei Jūn. “Kami telah bersiap melakukan upaya penuh setidaknya selama 5-10 tahun,” katanya seperti dilansir thechinaproject.com. 

Sebagai bisnis baru baru, produksi mobil listrik adalah rencana paling signifikan dan bersejarah bagi Xiomi. Setidaknya ada dua keunggulan kompetitif Xiomi menjadi menjadi pertimbangan.

Pertama, Xiaomi punya banyak uang tunai. Pada akhir 2020, perusahaan ini memiliki uang tunai dan setara kas US$15 miliar, yang berarti mereka mampu melakukan usaha-usaha yang berisiko tinggi dan bernilai tinggi, terutama di industri yang siap menjadi pasar senilai US$5 triliun dalam dekade berikutnya.

Sebaliknya, pemain yang sudah ada, seperti NIO mengakhiri kuartal ketiga 2020 dengan hanya US$3,3 miliar tunai dan perlu mengumpulkan lebih banyak uang untuk terus beroperasi.

Kedua, Xiaomi sudah memiliki teknologi EV. Lei Jun adalah salah satu investor paling awal di NIO dan Xpeng. Xiaomi telah membangun sejumlah besar kekayaan intelektual yang dapat diterapkan pada kendaraan listrik selama beberapa tahun. 

Saat ini, perusahaan tersebut memiliki 834 paten terkait mobil dalam segala hal mulai dari komunikasi nirkabel dan pemrosesan data hingga sistem kontrol mengemudi dan navigasi – semua fitur yang membentuk elemen pintar dari 'smart EV.'

SKUTER LISTRIK

Sejauh ini, Xiomi telah masuk ke bisnis kendaraan listrik dengan menghadirkan sejumlah skuter bertenaga baterai. Salah satunya adalah Mi Electric Scooter Pro 2, yang dirilis pada April 2021.

Bodi terbuat dari bahan paduan aluminium kelas kedirgantaraan berdensitas rendah dan berkekuatan tinggi serta dapat membawa beban hingga 100kg. Dengan berat 14,2 kg, dapat dengan mudah dibawa kemana saja dan kapan saja. Hanya perlu 3 detik untuk melipat skuter menjadi ringkas dimasukkan ke dalam bagasi mobil. 

Dasbor menampilkan berbagai statistik berguna termasuk kecepatan saat ini, level baterai, dan mode kecepatan. Mode kecepatan mempengaruhi kecepatan maksimal yang dapat Anda capai dengan memutar throttle tangan, menjadikan kecepatan lebih presisi dan lebih mudah dikendalikan.

Ada tiga mode kecepatan berbeda. Mode Pedestrian, yang memungkinkan mengemudi kecepatan lambat. Mode Standar, untuk berkendara dengan kecepatan sedang; dan mode Sport untuk berkendara dengan kecepatan penuh 25 km/jam. Pengisian daya penuh dapat bertahan hingga 45 kilometer.

Xiomi juga punya skuter Mi 1S. Perbedaan utama antara 1S dan Pro 2 adalah jangkauannya. Skuter 1S dapat menempuh jarak 30 km dengan daya penuh. Skuter 1S memiliki kemampuan menanjak 14%, sedangkan Pro 2 dapat mendaki ketinggian 20% tanpa kehilangan kecepatan.

Ada pula Electric Scooter 3 dan Electric Scooter 3 Lite, Electric Scooter 4 Go, Electric Scooter 4 Lite, Electric Scooter 4 Ultra, dan Electric Scooter 4 Pro. ((Andy Kristian Repi))

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Fatkhul Maskur

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.