Di Tengah Keterbatasan Lahan, Mengapa Apartemen Sepi Peminat?

Di tengah keterbatasan lahan tinggal di apartemen menjadi salah satu solusinya. Namun demikian, minat untuk tinggal di apartemen belum terjadi di Indonesia. Masih banyak yang memilih untuk tinggal di rumah tapak.

Yanita Petriella

21 Apr 2022 - 11.49
A-
A+
Di Tengah Keterbatasan Lahan, Mengapa Apartemen Sepi Peminat?

Proyek apartemen The Newton 2. /dok, CTRA

Bisnis, JAKARTA – Di tengah keterbatasan lahan tinggal di apartemen menjadi salah satu solusinya. Namun demikian, minat untuk tinggal di apartemen belum terjadi di Indonesia. Masih banyak yang memilih untuk tinggal di rumah tapak. 

Berdasarkan Rumah.com Consumer Sentiment Survey H1 2022 mengungkap bahwa di antara responden yang mempertimbangkan untuk membeli hunian dalam waktu satu tahun ke depan, sebanyak 98 persen memilih hunian rumah tapak, dan hanya 2 persen yang menjadikan apartemen sebagai pilihan utama.

Rendahnya minat responden tidak mempertimbangkan untuk membeli apartemen disebabkan dua alasan utama yaitu nilai lebih untuk harga yang sama dengan membeli rumah tapak dan ketidaksukaan tinggal di gedung bertingkat tinggi. 

Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan kondisi pandemi kemungkinan ikut menekan minat terhadap apartemen setidaknya dalam jangka waktu dekat ini. Selama pandemi berlangsung, pemerintah dan dunia usaha mengeluarkan kebijakan bekerja dari rumah dan belajar dari rumah yang berpengaruh terhadap fenomena tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella
company-logo

Lanjutkan Membaca

Di Tengah Keterbatasan Lahan, Mengapa Apartemen Sepi Peminat?

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.