Dibayangi Aksi Jual Investor Asing, IHSG Bertahan Di Zona Hijau

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG parkir pada posisi 6.651,2, naik 0,53% atau 35,1 poin. Tercatat, 250 saham menguat, 250 saham melemah dan 169 saham bergerak ditempat serta investor asing membukukan net foreign sell sebesar Rp281,63 miliar.

Firman Wibowo

16 Nov 2021 - 15.55
A-
A+
Dibayangi Aksi Jual Investor Asing, IHSG Bertahan Di Zona Hijau

Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (16/11). Berdasarkan data Bloomberg, IHSG parkir pada posisi 6.651,2, naik 0,53% atau 35,1 poin. Tercatat, 250 saham menguat, 250 saham melemah dan 169 saham bergerak ditempat serta investor asing membukukan net foreign sell sebesar Rp281,63 miliar. Bisnis/Himawan L Nugraha

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (16/11/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 15.00 WIB IHSG parkir pada posisi 6.651,2, naik 0,53 persen atau 35,1 poin.

Tercatat, 250 saham menguat, 250 saham melemah dan 169 saham bergerak ditempat. Investor asing membukukan net foreign sell sebesar Rp281,63 miliar

Saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) tercatat menjadi top gainer teratas dengan kenaikan 34,51 persen ke level 191 disusul oleh PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) dengan penguatan 24,83 persen.

 Sementara itu, Investor asing tercatat menjual saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp199,1 miliar, atau terbanyak hingga penutupan hari ini. Menyusul dibelakangnya adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp170,5 miliar dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) sebesar Rp60,9 miliar.

Sebelumnya, William Surya Wijaya, CEO Indosurya Bersinar Sekuritas mengatakan perkembangan pergerakan IHSG terlihat masih memiliki potensi tekanan yang lebih besar dibanding dengan keinginan naik.

"Masih minimnya sentimen yang dapat mendongkrak kenaikan IHSG yang diakibatkan oleh perlambatan perekonomian," katanya dalam riset harian Selasa (16/11/2021).

 Menurutnya hal itu merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pola gerak IHSG. Adapun faktor lain yaitu belum terdapatnya kenaikan arus capital inflow yang cukup signifikan juga ikut mempengaruhi pergerakan indeks komposit.

 Di sisi lain, pembalikan arah dari harga komoditas yang sudah mengalami kenaikan cukup tinggi membuat pasar bergerak lebih konsolidatif. Maka itu hari ini IHSG berpeluang melemah.

William memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6589 sampai dengan 6713. Dia merekomendasikan beberapa saham seperti BBCA, TLKM, PWON dan ICBP. 

Naskah: Lorenzo Anugrah Mahardhika  

Foto: Bisnis/Himawan L Nugraha


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Firman Wibowo

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.