Dilema Harga BBM dan Tarif Listrik, Antara Subsidi dan Daya Beli

Demi menjaga perekonomian masyarakat tetap tumbuh, pemerintah bahkan telah memutuskan untuk tidak menaikkan BBM dan tarif listrik hingga pertengahan tahun ini atau Juni 2024.

Tim Redaksi

6 Mar 2024 - 11.34
A-
A+
Dilema Harga BBM dan Tarif Listrik, Antara Subsidi dan Daya Beli

Petugas melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax Green 95 saat peluncuran di Jakarta, Senin (24/7/2023). Pemerintah telah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif listrik dan harga BBM, baik yang subsidi maupun nonsubsidi hingga Juni 2024. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis, JAKARTA — Pembengkakan subsidi energi, khususnya untuk bahan bakar minyak (BBM) dan listrik menjadi kekhawatiran yang terus terjadi, terlebih pada saat harga minyak mentah terus menanjak.

Khusus untuk BBM PT Pertamina (Persero), jika kenaikan harga minyak mentah dunia tidak diikuti dengan penyesuaian harga jual di dalam negeri, konsumsi BBM bersubsidi dapat dipastikan melonjak.

Dengan adanya disparitas yang makin lebar antara harga BBM subsidi dan nonsubsidi, kecenderungan konsumsi BBM subsidi menjadi lebih besar. Dampaknya, alokasi subsidi dan kompensasi BBM pun menjadi makin tinggi.

Di sisi lain, untuk harga BBM nonsubsidi sejatinya dapat disesuaikan dengan mekanisme pasar, tetapi pada perkembangan terakhir Pertamina memastikan harga BBM komersial itu tidak mengalami kenaikan di tengah tren penguatan harga minyak mentah dunia dan juga kurs per Februari 2024. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
company-logo

Lanjutkan Membaca

Dilema Harga BBM dan Tarif Listrik, Antara Subsidi dan Daya Beli

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.