Dorong Ekosistem UMKM Go Global, BNI Alokasi KUR Rp36,5 T

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. ( BNI) mendapat mandat untuk mengalokasikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp36,5 triliun tahun ini, dengan fokus pada sektor produksi dengan membentuk ekosistem Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Go Global yang sebagian besar diakuisisi secara klaster.

Asteria Desi Kartikasari

9 Jan 2023 - 19.32
A-
A+
Dorong Ekosistem UMKM Go Global, BNI Alokasi KUR Rp36,5 T

Presiden Joko Widodo (keempat kanan), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (keenam kanan), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (paling kanan), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (ketiga kanan), Direktur Utama BNI Royke Tumilaar (kedua kanan), Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (tengah), Dirjend Perkebunan Andi Nur Alam Syah (kelima kanan), dan Direktur Utama PT. Corin Mulia Gemilang Jemmy Eka Putra (ketujuh kanan) dalam acara BNI dan Kementan meluncurkan program Taksi Alsintan di Jawa Timur, Senin (22/8/2022)./Dok. BNI

Bisnis, JAKARTA—PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. ( BNI) mendapat mandat untuk mengalokasikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp36,5 triliun tahun ini, dengan fokus pada sektor produksi dengan membentuk ekosistem Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Go Global yang sebagian besar diakuisisi secara klaster.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, BNI sebagai bank milik negara berupaya mendorong ekosistem UMKM Go Global dengan melakukan penyaluran kredit secara klaster. Sebab, strategi ini tergolong efektif untuk mendorong percepatan penyaluran KUR yang berkualitas sejak 2017.

“Hingga akhir 2022 kemarin, strategi klaster masih secara konsisten dilakukan BNI dan hasilnya penyaluran yang masif dan berkualitas. Tahun ini, KUR akan tetap kami dorong untuk dapat terus membantu UMKM naik kelas sekaligus mendorong Go Global,” ujar Okki dalam keterangan resminya Senin (9/1/2023).

Baca Juga: Bakti BUMN di Gunungsitoli, BNI Meriahkan Festival UMKM

Okki mengatakan, BNI saat ini fokus pada pembentukan ekosistem UMKM Go Global melalui klaster-klaster baru yang salah satunya pembiayaan taksi alat dan mesin pertanian (alsintan), perkebunan, perikanan, pasar, ekonomi kreatif, hingga kerajinan.BNI pun telah mempersiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan serapan klaster dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan memperkuat sinergi dengan stakeholder terkait.

Okki menambahkan, penyaluran KUR secara klaster di BNI mayoritas berada di sektor produksi utamanya pertanian sebagai wujud mendorong ketahanan pangan nasional. BNI fokus menggarap delapan klaster unggulan pertanian sesuai arahan kementerian BUMN.  Selain itu, BNI juga telah menginisiasi penyaluran digitalisasi ekosistem KUR secara klaster. 

Baca Juga: BNI Hadirkan BNI Giro Multi Currency

Adapu, hal itu membuat BNI lebih mudah melakukan akuisisi potensi bisnis dalam suatu klaster yang bukan hanya kredit, namun juga Dana Pihak Ketiga (DPK), transaksi, dan sebagainya. Dari tahun ke tahun, porsi penyaluran secara klaster BNI meningkat dengan kualitas yang terjaga. 

“Ke depan kami harapkan nilai kredit, dana masyarakat, hingga transaksi tersebut terus meningkat, sehingga sejalan dengan arahan pemerintah untuk memperkuat dan mendukung klaster-klaster bisnis UMKM,”katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Asteria Desi Kartikasari

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.