Dua Tahun PHE, Menjaga Target Produksi Hulu Migas

Dua tahun jadi Subholding upstream Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus berupaya meningkatkan pertumbuhan produksinya melalui pengeboran minyak baru hingga mendukung transisi energi hijau.

Rinaldi Azka

11 Sep 2023 - 19.54
A-
A+
Dua Tahun PHE, Menjaga Target Produksi Hulu Migas

Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai Pertamina Hulu Energi./BISNIS

Bisnis, JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku subholding upstream Pertamina, telah dua tahun menjalankan peran sebagai koordinator wilayah kerja hulu migas Pertamina tepat pada September 2023.  

Dalam dua tahun perjalanannya, PHE berhasil mencatatkan kinerja positif atas kontribusi pertumbuhan produksi migas pada tahun 2022 sebesar 7,89 persen berbanding tahun 2021 serta laba bersih sebesar US$4,67 miliar pada 2022.  

Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi Arya Dwi Paramita menerangkan selama dua tahun menjadi subholding upstream berhasil mencapai produksi melebihi 1 juta BOEPD (Barel Minyak per Hari) atau sebesar 1.047 MBOEPD (juta barel minyak per Hari) dari 42 blok Migas yang dikelolanya. 

"Kontribusi nasional PHE juga semakin signifikan atas lifting minyak sebesar 67 persen dan lifting gas sebesar 31 persen,” ujarnya dalam keterangan, Senin (11/9/2023).

Selain itu, PHE telah merealisasikan pengeboran 431 sumur pengembangan, 442 workover (kerja ulang pindah lapisan) dan 18.514 well services (reparasi sumur). 

Berbagai proyek besar seperti OPLL (Optimasi Pengembangan Lanjutan Lapangan) Mahakam, OPLL (Optimasi Pengembangan Lanjutan Lapangan) Sanga Sanga, Pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru, Secondary Recovery (pengurasan tahap lanjut) metode waterflood juga berhasil diimplementasikan oleh PHE. 


"Dalam bidang eksplorasi, PHE mencapai success ratio (rasio keberhasilan) sebesar 100 persen dengan total temuan sumber daya 2C sebesar 118 MMBOE. Pada 2022, PHE berhasil mendapatkan temuan sumber daya 2C sebesar 345,4 MMBOE,” tambahnya.

Selain itu, integrasi data bawah permukaan membuka peluang PHE mengintegrasikan pengembangan seluruh wilayah kerja yang berada di kawasan yang sama. Sinergi operasional tanpa batas menjadikan entitas operasional di bawah PHE dapat memanfaatkan fasilitas produksi bersama oleh para pengelola wilayah kerja di satu kawasan yang sama sekaligus membentuk aliansi strategis jasa perusahaan di bawahnya. Pasca pembentukan subholding upstream Pertamina juga berdampak terhadap proses persetujuan proyek yang lebih optimal dan efektivitas biaya melalui program optimalisasi upstream.

PHE mempunyai strategi utama yaitu mengelola baseline produksi, meningkatkan pertumbuhan produksi melalui rencana kerja, merger dan akuisisi, serta meningkatkan pertumbuhan cadangan dan sumber daya.

Baca Juga : Polemik di Balik Sengketa Lahan Hotel Sultan Legendaris 

Green Strategy

Penurunan emisi sebesar 854,225 Ribu Ton CO2 equivalen merupakan bagian keberhasilan program dekarbonisasi energi efisiensi dan low carbon power. Yang sangat membanggakan adalah keberhasilan CO2 injeksi Jatibarang atau CO2 injeksi pertama di Indonesia pada bulan oktober 2022. 

PHE juga telah menginisiasi beberapa kerjasama CCUS/CCS (Carbon Capture Utilization Storage/Carbon Capture Storage) di wilayah kerja eksisting sehingga PHE pantas mendapatkan ESG rating sebesar 31.2 atau peringkat 31 dari 301 perusahaan migas di dunia.

Baca Juga : PNBP SDA, Mengejar Asa Durian Runtuh Tahun Depan 

Pada era transisi energi, PHE mendukung strategi Pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission pada 2060, salah satunya dengan pemanfaatan gas sebagai energi transisi yang ramah lingkungan.

Pada 2023, PHE menjalankan berbagai macam strategi untuk meningkatkan produksi antara lain menambahkan 10 persen Participating Interest di Irak, akuisisi wilayah kerja East Natuna, Bunga dan Peri Mahakam, perpanjangan kontrak MLN Algeria, serta penandatanganan perjanjian pembelian kepemilikan blok Masela. 

Seluruh strategi yang dijalankan bertujuan untuk menjaga keberlanjutan hulu migas dalam negeri dan mendorong kinerja PHE di kancah internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.