Duet HK & Kontraktor China Selesaikan Tol Semarang–Demak di 2025

PT Hutama Karya (Persero) menargetkan pembangunan proyek Jalan Tol Semarang – Demak Seksi 1A sepanjang 4 kilometer (km) rampung pada April 2025.

Alifian Asmaaysi

9 Okt 2023 - 10.25
A-
A+
Duet HK & Kontraktor China Selesaikan Tol Semarang–Demak di 2025

Tol Semarang Demak seksi 1A /dok Hutama Karya

Bisnis, JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) menargetkan pembangunan proyek Jalan Tol Semarang – Demak Seksi 1A sepanjang 4 kilometer (km) rampung pada April 2025.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya Tjahjo Purnomo menyatakan bahwa proyek senilai Rp2,02 triliun ini mulai dibangun pada 16 Januari 2023.

“Proyek Jalan Tol Semarang – Demak seksi 1A ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar, mengurangi kemacetan lalu lintas dan mengurangi banjir rob tahunan di wilayah tersebut,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (9/10/2023).

Adapun, proyek ini akan digarap HK bersama dengan Beijing Urban Construction Group Co. Ltd. (BUCG) melalui kerja sama operasi (KSO) dengan masing-masing porsi pengerjaan Hutama Karya sebesar 40,44 persen dan BUCG 59,56 persen.

Lebih lanjut, Tjahjo menyampaikan bahwa ruang lingkup pekerjaan Hutama Karya pada proyek ini melingkupi pekerjaan area elevated, pemancangan concrete spun pile (CSP), pekerjaan aspal, galian struktur, lifting girder eksisting, serta pembongkaran jembatan Kaligawe dengan melakukan peninggian elevasi kurang lebih 1 meter yang menggunakan teknologi fast track concrete pavement.

Terkait progresnya, hingga pekan ke-3 pada Agustus 2023 proses konstruksi dilaporkan telah mencapai 12,9 persen.

“Hutama Karya optimis dapat menyelesaikan proyek jalan tol Semarang – Demak ini tepat waktu, tepat mutu, tepat biaya dan selalu mengedepankan keselamatan K3 di lapangan agar tercipta lingkungan kerja yang aman serta berkualitas,” katanya.


Baca Juga: Jalan Tol Atlantis Pertama di Indonesia Beroperasi Penuh 2024


Pada kesempatan yang sama, Tjahjo juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam menggarap proyek jalan tol Semarang – Demak. Salah satunya yakni kondisi lalu lintas yang padat sehingga dilakukan metode rekayasa lalu lintas saat pekerjaan pembongkaran dan peninggian jembatan Kaligawe.

Untuk diketahui, Jembatan Kaligawe sendiri merupakan jalur vital yang sering dilewati transportasi bisnis dari Jakarta ke Surabaya dan setiap akhir tahun terjadi banjir di bawah jembatan, maka penyelesaian jembatan Kaligawe kami targetkan sudah fungsional pada Natal dan Tahun Baru 2023.

“Jika proyek jalan tol Semarang – Demak seksi 1A telah rampung diharapkan dapat memperlancar lalu lintas di kawasan Kaligawe Semarang, tidak terjadi kembali banjir rob di kawasan Kaligawe dan Sayung, meningkatkan konektivitas di wilayah Jawa Tengah dan tentunya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ucap Tjahjo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.